Senin, 29 Juni 2026

Pasang Jaring Ikan, Seorang Pemuda Diduga Hanyut di Krueng Simpang Jaya

KABAR BIREUEN- Seorang pemuda, Fajri Zulkifli (30)  diduga hanyut saat memasang  jaring ikan di DAS Krueng Peusangan Gampong Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Minggu malam (11/2/2018).

Tim Pos SAR Bireuen TNI, Polri ,Rapi, Tagana dan masyarakat  melaksankan pencarian korban  dengan cara penyisiran di darat dan di sungai, dengan menggunakan satu unit Rafting Bot milik Pos Sar Bireuen. Namun, sampai saat ini korban belum ditemukan

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir SP, MSM, menyebutkan, sampai pukul 24.00 Wib dini hari, korban  Fajri Zulkifli, belum juga ditemukan.

“Pencairan  atau penyisiran  terpaksa kami hentikan dikarnakan sudah larut malam . Tim pusdalops PB BPBD Bireuen bekerjasama dengan SAR Bireuen ,TNI, Polri ,Tagana , Rapi dan masyarakat akan melaksanakan pencarian korban kembali  Senin besok, (12/2/2018) pukul 08.30  WIB,” sebutnya.

Dikatakannya,  kronologis kejadian hanyutnya korban  bermula saat sekitar pukul 18.00 WIB,  korban pergi ke sungai  ingin memasang jaring ikan.

Biasanya, setelah selesai memasang jaring langsung pulang ke rumah, namun  korban setelah salat magrib, belum juga tiba di rumah maka adik kandung korban langsung menuju ke lokasi tempat korban memasang jaring.

“Akan tetapi korban tidak ditemukan,  hanya yang ada baju dan sandal yang terletak di tebing sungai, sedangkan  sepeda motor terparkir di tepi jalan. Kemudian adiknya langsung turun ke sungai melihat jaring sudah terpasang  dua lembar,  satu lagi ditemukan di darat dan dua lembar lagi belum ditemukan,” ungkap Muhammad Nasir.

Berdasarkan data dan fakta yang ditemukan di lokasi, sebutnya, maka dugaan sementara korban hanyut terbawa arus DAS  Krueng Peusangan  sekira pukul 19.30 Wib.

Dikatakannya, kebetulan juga korban  tidak bisa berenang. Menurut informasi dari masyarakat sekitar 25 meter dari lokasi pemasangan jaring, ada pusaran air atau lebih terkenal dengang sebutan leubok Trieng/sikumat

“Tim telah melakukan penyisiran seputaran lokasi korban pemasangan jaring  dan di sepanjang tepi sungai  dengan  jarak  penyisiran  lebih kurang 600 meter. Hanya ditemukan 2 lembar jaring, kemungkinan korban tenggelam saat mengejar jaring terbawa oleh arus,” jelasnya.

Disebutkan Muhammad Nasir, pencarian dan penyisiran  sulit dilaksanakan di sepanjang pinggiran DAS Krueng Peusangan (Krueng Simpang Jaya) bersama masyarakat karena malam/gelap jarak pandang sangat terbatas. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...