KABAR BIREUEN – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jeunib Raya mengelar temu ramah dengan kepala sekolah di SMA 1 Jeunieb, Senin (23/8/2021).
Pertemuan perdana PGRI Cabang Jeunieb Raya yang membawahi tiga kecamatan, yaitu Jeunieb, Peulimbang dan Pandrah ini dihadiri 79 kepala sekolah dan madrasah, mulai tingkat SD/MI hingga SMA/MA. Turut juga dihadiri oleh dewan pakar PGRI Jeunieb Raya.
Menurut keterangan Ketua PGRI Jeunieb Raya, Zia Ulhaq, S.Pd kepada media, Selasa (24/8/2021), temu ramah bersama kepala sekolah ini merupakan ajang silaturahmi dengan pengurus cabang dan kabupaten.
Pada kesempatan tersebut, pengurus cabang juga memaparkan program kerja PGRI ke depan dan mendata anggota baru yang tersebar di sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan organisasi profesi guru itu.
“Kami juga akan segera membuat kartu bagi anggota PGRI yang belum memilikinya,” sebut Zia Ulhaq.
Sementara Ketua PGRI Kabupaten Bireuen, Drs. H. Marbawi, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, bagi semua guru PNS dan Non PNS agar selalu kompak, baik dalam organisasi profesi ini maupun pada saat menjalankan tugas.

“Mari kita membina kekompakan dalam organisasi profesi ini dan lebih penting lagi dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai guru,” ajak Marbawi.
Selain itu, Marbawi juga menyinggung tentang aset tanah PGRI kabupaten yang masih dalam sengketa dan dikelola oleh Yayasan PGRI di bawah kendali pengurus lama, periode 2015 – 2020.
“Kita berharap, semua perselisihan ini bisa diselesaikan dengan damai, untuk kemaslahatan para guru di kabupaten Bireuen,” harap Ketua PGRI Bireuen terpilih ini yang menggantikan ketua sebelumnya, Muhammad Nazir, karena dia mengundurkan diri.
Pada bagian akhir temu ramah ini, diisi dengan sesi tanya jawab oleh para peserta, seputar perkembangan organisasi guru tersebut. (Faisal Ali)











