KABAR BIREUEN-Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen T Murthada S. Sos,Senin (16/3/2020) pagi, melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari Jenjang SMK tahun ajaran 2019-2020.
Pemantauan dilakukan ke beberapa sekolah seperti SMKN 1 Bireuen, SMKN 1 Peusangan dan SMKN 1 Gandapura.
Selama proses pemantauan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen T Murthada S. Sos didamping Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Drs M Nasir M.Pd, Ketua MKKS-SMK Kabupaten Bireuen, M. Yusuf S.Pd. Ketua MKKS-SMA Kabupaten Bireuen, Hamdani M.Pd, Unsur Pengawas UNBK Provinsi.
Disela-sela kunjungan, T Murthada kepada wartawan mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan secara langsung proses pelaksanaan kegiatan UNBK jenjang SMK berjalan lancar tanpa kendala.
Dari hasil pemantauan di beberapa sekolah, pelaksanaan UNBK ini Alhamdulillah berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sesuai harapan.
“Kita berharap pelaksanaan UNBK bisa berjalan dengan lancar hingga berakhir sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,”ungkap T Murthada.
T Murthada menjelaskan, meskipun sekarang ini wewenang SMA/SMK sudah ke Pemerintah Provinsi, namun ini bukanlah suatu hambatan untuk meningkatkan prestasi pendidikan di Kabupaten Bireuen khususnya dan Aceh umumnya.
“Kami dari jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen beserta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen menargetkan
hasil UN tahun ini, Kabupaten Bireuen, tembus 10 besar dari 23 kabupaten/kota yang ada,” kata T Murthada.
Sementara itu, Ketua MKKS SMK Bireuen, M Yusaf S. Pd yang juga sebagai Kepala SMKN 1 Peusangan menjelaskan, pelaksanaan UNBK jenjang SMK ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 16 hingga 19 Maret 2020. Adapun mata pelajaran yang diujikan ialah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Pelajaran Pilihan.
UNBK tahun ini diikuti 1.099 peserta dari 12 SMK yang ada di Kabupaten Bireuen, waktu pelaksanaan ujian dibagi dalam tiga sesi dengan durasi setiap sesi selama 120 menit. jelas M Yusuf
Dijelaskan, dalam pelaksanaan kegiatan ujian nasional ini, ada beberapa sekolah melaksanakan UN di sekolah sendiri (Mandiri) dan ada yang bergabung ke sekolah lain.
“Dari 12 sekolah tersebut, yang melaksanakan UN secara mandiri sejumlah 9 sekolah, sementara yang bergabung dengan sekolah lain sebanyak 3 sekolah,” jelas Ketua MKKS-SMK Kabupaten Bireuen ini. (Herman Suesilo)










