KABAR BIREUEN-Dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe melakukan kunjungan industri ke Pabrik Stone Cruiser, Asphal Mixing Plant (AMP) dan Batching Plant PT Takabeya Perkasa Group di Kawasan Cot Batee Geulungku, Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Minggu (8/12/2019).

Dosen pembimbing kunjungan industri, Zulfikar A. Makam M.SI, M.Kom.I. kepada Kabar Bireuen menyebutkan, tujuan kunjungan industri ini untuk memadukan ilmu dan teori dan lapangan, proses produksi aspal tahap demi tahap.

Kunjungan industri dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe ke PT Takabeya Perkasa Group tersebut diikuti 25 peserta

“Insya Allah satu atau dua orang bisa mengikuti jejak H Mukhlis menjadi pengusaha sukses,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Takabeya Perkasa Group, H Mukhlis A.Md memaparkan, pabrik stone cruiser ini dibangun pada 2016.

“Saat ini kita sedang mengerjakan jalan nasional, dan beberapa proyek lainnya,” katanya.

Mukhlis juga menjelaskan apa saja yang dihadilkan dan diolah di pabriknya, lalu bahan material yang digunakan untuk membangun jalan.

PT Takabeya Perkasa Group, sebutnya, saat ini memiliki 80 unit alat berat, becho, eskavator, buldoser, grider, compektor, produk alat aspal, tandem rider.

Mukhlis juga menjelaskan panjang lebar proses menghasilkan asphal mixing plant yang diolah si pabriknya, perekat aspal dan lainnya.

Mukhlis berharap setelah mendengarkan paparan darinya serta meninjau pabrik, mahasiswa bisa lebih paham dan mengambil ilmu dan bermanfaat , bagaimana proses pengolahan AMP dan Batching plant di pabriknya tersebut.

Pada kesempatan itu, juga ada diskusi terkait proses pemrosesan aspal dan lainnya serta apa saja kendala-kendalanya serta meninjau laboratorium dan mendapatkan penjelasan dari M, Dani, didampingi Mukhlis.

Lalu mereka juga meninjau pabrik stone cruiser serta AMP.

Salah seorang mahasiswa yang ikut kunjungan industri, Ridhahul Hidayat, mengatakan, kunjungan ini dangat bermanfaat, menambah ilmu dan memotivasi mereka agar lebih semangat lagi.

“Kami mendapatkan penjelasan tentang proses pembuatan aspal serta mengunjungi laboratorium serta pabrik,” sebutnya.

Menurut mahasiswa Semester 3 Prodi TRKJJ itu, ini merupakan kunjungan pertamanya. (Ihkwati)

BAGIKAN