KABAR BIREUEN – Sebanyak 16 mahasiswa dari Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang yang baru tiba di Universitas Almuslim Peusangan mulai berbaur dengan mahasiswa lokal.

Hal ini disampaikan Presiden Pemerintah Mahasiswa Umuslim, Muhammad Dian usai acara penyambutan secara resmi yang berlangsung di Auditorium Acedemik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Senin (19/8/2019).

Agenda pertama perkenalan mahasiswa Umuslim dengan mahasiswa NGU Jepang melakukan pengenalan kampus, dengan mengelilingi semua gedung yang didampingi mahasiswa umuslim dibawah kordinir pemerintah mahasiswa.

Dalam diskusi singkat dengan mereka, menurut Muhammad Dian, mahasiswa Jepang awalnya mendengar sisi negatif dari Islam. Tapi, setelah mereka di sini dan mengenal teman-teman semua, ternyata Islam itu tidak seperti yang diceritakan orang di luar sana. Islam sangat menghormati orang lain.

“Wanita yang beragama Islam cantik-cantik dengan menggunakan hijab dan ada juga yang memakai cadar” tutur Haruna ketika ditanyai kesan setelah sampai di Aceh dan bertemu dengan teman-teman yang beragama Islam.

Dalam diskusi tersebut, Muhammad Dian menjelaskan sedikit banyaknya tentang budaya yang ada di Aceh. Seperti bertegur sapa ketika bertemu dengan teman, mengawali semua kegiatan dengan bismillah dan selalu menggunakan hijab bagi para mahasiswi.

Harapannya melalui program pertukaran mahasiswa ini diharapkan mahasiswa Nagoya Gakuin ini nantinya bisa menambah pengetahuan tentang  budaya, kebahasaan dan juga budaya yang ada di Aceh ini,” jelas Muhammad Dian. (Ihkwati)

BAGIKAN