KABAR BIREUEN- Sebanyak 116 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan tetap akan melaksanakan program pengabdian Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) masa pandemi corona, tetapi merevisi sistem pelaksanaannya dengan mengikuti dan menjalankan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pelaksana (Bapel) KKM Umuslim, Drs Syarkawi, Med, saat member arahan pada pembukaan pembekalan bagi peserta KKM Umuslim Angkatan XIX Tahap I Tahun Akademik 2020/2021 berlangsung di Gedung Creative Centre Universitas Almuslim ini, Senin (10/8/2020).

Menurut Syarkawi, jumlah peserta 116 orang, dengan rincian 47 laki-laki dan 69 perempuan, mereka berasal dari, Fakultas Pertanian 44 orang, FKIP 29 orang, Fakultas Teknik 15, Fisip 18, Fikom 6 orang dan Fakultas Ekonomi 4 orang.

Syarkawi menyebutkan, karena situasi pandemi Covid-19 maka sistem pelaksanaan KKM angkatan ini sedikit berbeda dengan tahun lalu, KKM, masa pandemi ini metodenya 75 persen secara daring di kampung masing-masing. Sedangkan 25 persen lagi mereka akan melaksankan KKM secara tematik di beberapa desa di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen.

Mereka nantinya akan ditempatkan setiap gampong antara 19-20 orang peserta dari berbagai program studi, setiap desa akan ditetapkan satu orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang bertugas mensupervisi setiap program di gampong tersebut.

“Mereka juga akan melakukan pengabdian di kebun percobaan Fakultas Pertanian di Gampong Raya Dagang (Peusangan), Jadwal pelaksanaan KKM dimulai pada 12 Agustus-10 September 2020,” jelas Syarkawi.

Acara pembekalan dibuka Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr.Ir.Saiful Hurri,Msi, pada kesempatan tersebut menyampaiakan, pelaksanaan program KKM dimasa pandemi Covid-19 ini, untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa agar tidak terhenti dalam menyelesaiakan studinya sesuai jadwal.

Walaupun dalam masa darurat kesehatan ini, kampus tetap memperhatikan peluang bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studinya, tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19.

ā€¯Walaupun kondisi daerah yang tidak stabil akibat wabah penyakit corona, kami harapkan kepada mahasiswa gaar dapat berkontribusi pada masyarakat melalui program pengabdian KKM,” harap Saiful Hurri.

Dalam pelaksanaan KKM ini, pihaknya harapakan kepada peserta agar bisa berkontribusi dalam pengabdian di masyarakat dan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di deas-desa. Kalau perlu mahasiswa harus tampil sebagai agen pemberantasan pencegahan wabah penyakit ini.

Acara pembekalan berlangsung sehari penuh, di lokasi terlihat peserta harus mengikuti protokol kesehatan, pertama masuk peserta dicek suhu tubuh oleh panitia, kemudian memakai masker, tempat duduk diruangan juga diatur jarak kiri kanan.(REL)

BAGIKAN