KABAR BIREUEN- Puluhan kepala sekolah dan operator sekolah ikuti workshop perencanaan keuangan sekolah berbasis aplikasi sesuai dengan juknis Bos 2017, Rabu (10/5/2017) di Gedung KKG UPTD Peusangan.
Kegiatan tersebut diikuti 64 kepala sekolah yang berasal dari tiga UPTS, yaitu Jangka, Peusangan Siblah Krueng dan Kutablang.
Workshop tersebut difasilitasi tiga Kelompok Kerja LKpala Sekolah (K3S). Menghadirkan pemateri dari tim Bos kabupaten yang dibiayai swadaya masing- masing sekolah.
Nasir selaku manejer Bos kabupaten pada sambutannya, mengharapkan kegiatan tersebut dapat diikuti dengan serius, sehingga perencanaan dan pelaporan dana Bos terealisasi dengan baik.
Kasi kurikulum Surya S.Pd, M.Pd mengapresiasi kegiatan itu, karena juknis Bos tahun ini berbeda dengan tahun 2016. Dengan kegiatan ini dapat memudahkan kerja kepala sekolah dalam pelaporan dana bos.
Sementara itu Ketua K3S Peusangan Siblah Krueng Alfian, S. Pd, M.Pd, didampingi Ketua K3S jangka dan Kutablang disela-sela kegiatan tersebut mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk peningkatan kompetensi kepala sekolah dan operator sekolah mengenai penyusunan keuangan sekolah.
“Karena untuk tahun 2017 penggunaan dana sekolah selain harus sesuai dengan juknis bos 2017 juga harus sesuai dengan Surat edaran menteri dalam negeri nomor 910/106/2017 tentang petunjuk teknis penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan Serta pertanggungjawaban dana bos,” sebut Kepala SDN 1 Peusangan Siblah Krueng itu.
Dengan aplikasi ini, kata Alfian, sekolah diharapkan mampu membuat perencanaan secara cepat dan akurat. “Kalau perencanaan sudah beres, Insya Allah pelaporannya juga akan beres,” pungkasnya. (Ihkwati)











