HRD: Dana Bagi Hasil Harus Adil, Daerah 3T Tak Boleh Tertinggal

KABAR BIREUEN, Medan – Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengatakan, pentingnya pemerataan Dana Bagi Hasil (DBH) dan keadilan dalam skema transfer ke daerah (TKD) agar pembangunan di Indonesia berjalan seimbang.

Hal itu disampaikan HRD saat mengikuti kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ke Provinsi Sumatera Utara, Rabu–Kamis (12–13/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dan Bank Indonesia (BI), serta disambut langsung Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution di Kantor Gubernur, Medan.

HRD, yang juga anggota Banggar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), menjelaskan, kunjungan kerja itu bertujuan menghimpun berbagai masukan dan rekomendasi terkait potensi penerimaan dan pengalokasian dana transfer ke daerah dalam APBN 2026.

“Kami ingin memastikan alokasi dana ke daerah berjalan adil dan efektif, agar seluruh wilayah mendapatkan kesempatan yang sama dalam pembangunan,” ujar HRD.

Dalam pertemuan tersebut, anggota Banggar dari Sumut, Hinca Panjaitan, menyoroti perlunya evaluasi terhadap distribusi DBH ke daerah. Ia mengusulkan pembentukan Satgas Kolaborasi Sumut Berkah, yang bertugas mengkaji keadilan pembagian DBH antara pusat dan daerah.

“Satgas ini nantinya memastikan apakah pembagian DBH ke daerah sudah sesuai asas keadilan atau belum,” kata HRD mengutip pernyataan Hinca.

Sementara itu, Gubernur Bobby Afif Nasution meminta DPR RI memberikan perhatian khusus terhadap skema TKD untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Kepulauan Nias.

Bobby menyebutkan, terdapat lima daerah di Kepulauan Nias yaitu Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli yang memiliki kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) relatif kecil.

“Khusus daerah 3T, mohon betul-betul dipertimbangkan kembali. Kalau di Nias, kami sangat berharap tidak ada penyesuaian TKD yang justru memberatkan daerah,” pinta Bobby.

Selain itu, Bobby juga mengusulkan agar pencairan dana transfer ke daerah dapat dilakukan lebih awal agar pemerintah daerah di Sumut bisa menjalankan program sejak awal tahun anggaran 2026.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto, menyampaikan, pihaknya akan memberikan perhatian khusus terhadap daerah 3T dalam pembahasan anggaran bersama Kemenkeu.

“Masukan dari Pak Gubernur akan kami tindaklanjuti. Daerah 3T memang harus jadi perhatian khusus. Dalam perencanaan pembangunan dan penyusunan anggaran, kami akan prioritaskan,” demikian disebutkan Wihadi. (Red) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Perkuat Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal UMKM Aceh, Siapkan 275 Kuota

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Aceh memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Mutasi 199 Personel di Tubuh Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Tutup Rangkaian Perlombaan Semarakkan HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T secara resmi menutup rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 17 Tim Ikuti Lomba Toet Budee Trieng Piala Bupati

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 17 tim perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Bireuen mengikuti Lomba Toet...

Dilepas Bupati Mukhlis, Antusiasme Warga Membludak Ikuti Fun Walk HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Belasan ribu peserta sangat antusias mengikuti gerak jalan santai (fun walk) gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...