Rabu, 17 Juni 2026

Gubernur Aceh Serahkan Usulan Pembangunan Terowongan Geurutee: Selamatkan Nyawa di Jalur Rawan Maut

KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, secara resmi menyerahkan dokumen usulan pembangunan Terowongan Geurutee kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. Penyerahan dokumen dilakukan di Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (9/7/2025) siang.

Usulan pembangunan terowongan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh karena jalur Gunung Geurutee di Kabupaten Aceh Jaya dikenal sebagai salah satu titik paling rawan kecelakaan di kawasan barat selatan Aceh, terutama saat musim hujan dan cuaca ekstrem.

Dalam sambutannya saat membuka Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh, Rabu (9/7/2025) pagi, Mualem mengatakan, sangat penting pembangunan terowongan sebagai upaya menyelamatkan nyawa masyarakat yang melintasi jalur tersebut.

BACA JUGA: Temui Fraksi Gerindra DPR RI, Gubernur Aceh Minta Dukungan Revisi UUPA Hingga Pengelolaan Blang Padang

“Terowongan Geurutee, Pak. Di situ selalu rawan kecelakaan. Hampir setiap bulan ada saja kecelakaan. Saya kasihan juga, satu keluarga kadang terjun ke laut. Ini yang kami harapkan kepada Pak Menteri, agar nanti bisa dibangun terowongan,” ujar Mualem.

Mualem menegaskan, pembangunan terowongan ini merupakan upaya penyelamatan nyawa masyarakat yang kerap melintasi jalur tersebut, sekaligus bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada keselamatan rakyat.

Sebelumnya, usulan serupa juga telah disampaikan langsung oleh Gubernur Aceh kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, pada Rabu (25/6/2025).

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, menjelaskan, penyerahan dokumen usulan tersebut merupakan bentuk komitmen kuat dari Gubernur Aceh dalam memperjuangkan keselamatan dan kenyamanan akses transportasi bagi masyarakat di wilayah barat selatan.

BACA JUGA: Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Menteri Kehutanan dan Rombongan Komisi IV DPR RI

“Pak Gubernur sangat berharap dukungan dari pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan terowongan di kawasan Gunung Geurutee, demi kepentingan rakyat dan guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut,” ujar Akkar.

Jalur Geurutee yang membentang di sisi tebing curam dengan jurang dalam, selama ini menjadi akses utama penghubung antara Banda Aceh dan wilayah barat selatan Aceh (Barsela). Kondisi geografis yang ekstrem dan sering dilanda longsor, membuat pembangunan terowongan menjadi solusi strategis dan mendesak untuk keselamatan jangka panjang.

Pemerintah Aceh berharap, dengan adanya dukungan dari Bappenas, proyek strategis ini dapat masuk dalam agenda prioritas nasional demi terciptanya konektivitas yang aman dan berkelanjutan. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Empat Dosen UNIKI Lolos Inspiring Lecturer Program 2026 Paragon, Buka Peluang Riset dan Inovasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos seleksi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026,...

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

KABAR POPULER

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...