Fauziah, Petugas Kebersihan di Bireuen yang Ingin Jadi Anggota Dewan

KABAR BIREUEN – Tak dapat dipungkiri, menjadi seorang calon legislatif (caleg) membutuhkan modal besar. Tentunya, itu bagi caleg yang benar-benar serius bekerja untuk meraih kemenangan. Bukan hanya ikut-ikutan dan sekedar untuk memenuhi persyaratan pendaftaran caleg bagi partai politik.

Makanya, kebanyakan caleg berasal dari kalangan orang berada dan punya penghasilan yang mapan. Kalau tidak, jangan coba-coba jadi caleg. Kecuali, sebagai penggembira saja.

Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Fauziah, seorang caleg perempuan di Kabupaten Bireuen. Dia ingin membuktikan, dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan dan berpenghasilan pas-pasan, bisa juga menjadi caleg.

Fauziah juga bertekad, keberadaannya sebagai caleg, tidak hanya untuk memenuhi kuota keterwakilan kaum Hawa 30 persen. Bukan sebagai pelengkap penderita.

“Saya tidak ingin hanya sebagai caleg tempelan. Kalau hanya jadi caleg tempelan, lebih baik saya jadi timses saja. Dapat duit lagi,” ungkap Fauziah kepada Kabar Bireuen di kediamannya, Gampong Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Selasa (9/4/2019).

Diakui Fauziah, lawan-lawan politik yang akan dihadapinya memang sangat berat. Apalagi, dirinya tercatat sebagai Caleg DPRK Bireuen dari Partai Gerindra nomor urut 3 di Daerah Pemilihan (Dapil) Bireuen 1 (Kota Juang-Kuala) yang persaingannya sangat ketat.

Untuk bersaing dengan caleg lain di “dapil neraka” tersebut, memang tidak ada kelebihan yang dapat diandalkan Fauziah. Terutama, menyangkut finansial yang tidak mendukung sama sekali.

Maklum, dia hanya berstatus tenaga lepas sebagai petugas kebersihan di bawah Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Bireuen. Selaku seorang single parent, gajinya yang tidak seberapa itu, hanya cukup untuk makan dan membiayai pendidikan dua putrinya.

Karena itu, Fauziah mengaku, tidak punya dana untuk mencetak alat peraga kampanye (APK) dan segala kebutuhan lainnya untuk mensosialisasikan diri kepada masyarakat. Dia hanya sanggup mencetak beberapa lembar spanduk yang dipasang di sejumlah titik.

“Tidak ada bantuan dana pihak manapun. Itu murni dari usaha saya sendiri. Saya juga tidak mau ngutang sama orang lain. Oke kalau saya terpilih, nanti bisa dibayar. Bagaimana kalau tidak terpilih, dengan apa saya bayar? Jadi, saya bekerja sesuai kemampuan saja,” ungkap Fauziah.

Sebagai caleg perempuan yang berlatar belakang seorang petugas kebersihan, kalau terpilih nanti, Fauziah mengaku, ingin berbuat lebih banyak bagi kepentingan kaum perempuan. Terutama, bagi perempuan senasib dengannya yang bekerja sebagai buruh.

“Orang-orang lanjut usia dari kalangan keluarga kurang mampu, juga membutuhkan perhatian dan akan kita perjuangkan untuk mendapatkan santunan,” demikian keinginan perempuan yang merasa tidak asing dengan dunia politik ini, bila kelak terpilih sebagai anggota dewan.

Dengan segala keterbatasannya, Fauziah juga tidak ciut nyalinya bersaing dengan caleg lain yang punya segalanya. Meski mereka akan menggunakan bebagai cara untuk meraih kemenangan.

Dia meyakini, banyak calon pemilih yang masih menggunakan hati nurani dalam menentukan pilihan. Tidak tergoda dengan cara-cara tidak terpuji yang kemungkinan akan dimainkan oknum-oknum caleg tertentu, untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.

Fauziah hanya mengharapkan suara dari masyarakat yang benar-benar murni menggunakan hati nurani dalam memilih. Dia yakin, masih banyak pemilih yang tidak mau menggadaikan harga diri, hanya dengan sejumlah bayaran dalam menentukan pilihan.

“Saya hanya melakukan pendekatan dari hati ke hati dengan masyarakat. Kalau terketuk hati mereka, tentu akan memilih saya, walau tanpa imbalan apapun. Insya Allah, kalau Allah sudah berkehendak, bukan mustahil saya yang seorang petugas kebersihan ini, akan menjadi anggota dewan,” ucap Fauziah dengan penuh optimis. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polairud Polda Aceh Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut Krueng Raya

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh — Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Ditpolairud Polda Aceh bersama Brimob, Ocean Diving Club Fakultas Kelautan...

UNIKI Peringati HUT RI ke-81, Mahasiswa Didorong Jadi Penggerak dan Pemimpin Masa Depan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen tidak sekadar menjadi seremoni....

Anggota Paskibraka Bireuen 2026 Sukses Laksanakan Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 telah sukses dan tuntas mengemban tugas mulia mengibarkan serta menurunkan Bendera Merah...

Wabup Bireuen Irup Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Paskibraka Sujud Syukur Sukses Bertugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T, bertindak sebagai inspektur upacara pada upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka...

217 Warga Binaan Lapas Bireuen Terima Remisi HUT ke-81 RI, Tiga di Antaranya Terkait...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 217 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen menerima remisi umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

KABAR POPULER

Dipimpin Bupati Bireuen, Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Berlangsung Khidmat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berlangsung...

Anggota Paskibraka Bireuen 2026 Sukses Laksanakan Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 telah sukses dan tuntas mengemban tugas mulia mengibarkan serta menurunkan Bendera Merah...

Hadiri Penutupan Turnamen Sepak Bola Antar-Gampong di Gandapura, Ketua DPC PPP Bireuen Edi Saputra...

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ribuan warga memadati Lapangan Bola Kaki Gampong Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Minggu (16/8/2026), untuk menyaksikan laga final dan...

Pawai Obor Tandai Upacara Taptu Jelang Peringatan HUT ke-81 RI di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, menggelar Upacara Taptu (penetapan waktu). Peserta dilepas Bupati...

Lapangan Becek, Upacara HUT RI ke-81 di Makmur Dipindah ke Halaman SMAN 1

0
KABAR BIREUEN, Makmur — Kondisi lapangan sepak bola Kecamatan Makmur yang becek akibat hujan membuat pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik...