Selasa, 30 Juni 2026

Dukung Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu, Bupati Bireuen Serukan Tolak Politik Transaksional

KABAR BIREUEN, Kota Juang – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bireuen terhadap penguatan kelembagaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai garda terdepan menjaga integritas pemilu.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu yang digelar Panwaslih Bireuen di Ballroom Hotel Fajar, Kamis (11/9/2025).

“Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas akan melahirkan pemimpin yang legitimate, yang mampu membawa bangsa dan daerah ini menuju kesejahteraan. Sebaliknya, pemilu yang penuh kecurangan akan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Mukhlis dalam sambutannya.

Mukhlis mengingatkan, Kabupaten Bireuen memiliki sejarah panjang demokratisasi dan kesadaran politik masyarakat yang tinggi. Namun, dia juga menyoroti tantangan yang selalu hadir setiap pemilu, seperti politik transaksional, politisasi SARA, penyebaran hoaks, hingga netralitas aparatur.

“Bawaslu tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dan kolaborasi bukan hanya jargon, tetapi komitmen bersama. Pemerintah Kabupaten Bireuen mendukung penuh penguatan Bawaslu, baik dari sisi kapasitas kelembagaan, penguatan SDM, maupun jaringan pengawasan partisipatif di tingkat masyarakat,” ujarnya.

Mukhlis mengatakan, salah satu isu dalam setiap pemilu adalah praktik politik transaksional. Fenomena ini bukan hanya merusak integritas pemilu, tetapi juga merusak moralitas politik bangsa.

“Kita harus jujur, praktik politik transaksional sering dianggap biasa, bahkan sebagian masyarakat menganggapnya sebagai ‘tradisi’ dalam pemilu,” sebutnya.

Para peserta acara Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Kabupaten Bireuen. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Padahal, menurut Mukhlis, praktik transaksional dalam politik dapat menjadi awal dari penyalahgunaan kewenangan. Pemimpin yang terpilih dengan cara demikian cenderung terbebani untuk mengembalikan apa yang telah dikeluarkan, yang pada akhirnya membuka peluang terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Inilah yang harus kita cegah bersama. Jangan gadaikan suara kita hanya untuk kepentingan sesaat, karena lima tahun ke depan akan menjadi taruhannya,” pesan Bupati Mukhlis.

Harapannya, Bireuen dapat menjadi contoh daerah yang bersih dari praktik transaksional dalam politik, sehingga pemilu benar-benar melahirkan pemimpin yang amanah dan berkualitas. Sebab, demokrasi bukan hanya soal prosedur memilih, tetapi juga soal substansi integritas dan kejujuran.

“Ke depannya kita akan menghadapi dua pemilu, baik Pemilu Nasional maupun Pemilu Lokal. Momentum ini adalah ujian besar bagi kita semua. Jika kita mampu melewati pemilu ini dengan aman, damai, dan berintegritas, maka kita akan meninggalkan warisan demokrasi yang membanggakan bagi generasi mendatang,” demikian diingatkan Bupati Mukhlis.

Sementara Ketua Panwaslih Bireuen, Rahmad, S.Sos, MAP, dalam laporannya menyampaikan pentingnya memperkuat kelembagaan pengawas pemilu untuk memastikan proses demokrasi berjalan sesuai konstitusi.

“Memperkuat kelembagaan pemilu sejatinya adalah memperkuat demokrasi, memperkokoh kedaulatan rakyat, sekaligus menjaga marwah konstitusi kita,” ujar Rahmad.

Ketua Panwaslih Bireuen, Rahmad, S.Sos, MAP, melaporkan tentang kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Kabupaten Bireuen. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Dia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, partai politik, hingga media dan masyarakat sipil, untuk berkolaborasi dalam mengawal setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur, adil, transparan, dan demokratis.

“Semoga forum ini menjadi wahana untuk memperkuat kelembagaan pemilu, meneguhkan demokrasi, serta mewariskan praktik politik yang sehat bagi generasi mendatang,” harap Rahmad.

Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Penguatan Bawaslu dalam Menjaga Integritas Pemilu yang Berkelanjutan”. Menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, SH, yang memaparkan materi tentang peran legislatif dalam penguatan pengawasan pemilu.

Berikutnya, Dr. Naidi Faisal, dosen FISIP Universitas Malikussaleh, yang membahas evaluasi Pemilu Serentak 2024 dan penguatan pengawasan pemilu masa depan. Selanjutnya, Moh. Syahril Iryanto, Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, yang memaparkan evaluasi pengawasan pemilu 2024 guna perbaikan regulasi kepemiluan.

Acara tersebut dihadiri jajaran Panwaslih, perwakilan partai politik, aparat keamanan, tokoh masyarakat, unsur pemerintah setempat, dan undangan lainnya. (Hermanto)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...