Selasa, 26 Mei 2026

Ditalak, Wanita Asal NTB Ini Telantar Bersama Anaknya di Bireuen

KABAR BIREUEN – Sungguh mengibakan nasib yang dialami Fitria Ningsi (23), wanita asal Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Betapa tidak, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga lagi. Setelah ditalak suaminya (seorang warga Aceh Tamiang), dia bersama kedua anak perempuannya yang masih kecil, telantar Bireuen.

Beruntung, Fitria bersama kedua bocah itu ditampung keluarga Dra Nurjanah Agani di rumahnya, Gampong (Desa) Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Sudah hampir dua pekan lamanya, mereka tinggal di sana.

Sekarang Fitria sedang menunggu pihak Dinas Sosial Bireuen berkoordinasi dengan Dinas Sosial Aceh, untuk memulangkan mereka ke kampung halaman di NTB.

Lantas, kenapa Fitria sampai telantar bersama kedua buah hatinya itu di Bireuen? Awal kisahnya begini. Pada 2014 lalu, dia merantau dan menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia.

Singkat cerita, di sana Fitria kenal dengan seorang pria yang kemudian menjadi suaminya, Arif Maulana, warga Aceh Tamiang.

“Kami menikah di NTB dan dikaruniai dua anak, Nazira Syakila (5) dan Rozatul Husna (2,5),” kisah Fitria kepada media ini di tempat penampungannya tersebut, Selasa (25/5/2021).

Menurut Fitria, pada pertengahan Oktober 2019, sesuai surat keterangan pindah antar provinsi yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dompu, NTB, mereka pindah ke Aceh. Keluarga ini tinggal di Aceh Tamiang, tempat asal Arif Maulana.

Sekira dua bulan tinggal di Aceh Tamiang, kemudian Fitria Ningsi bersama suami dan anaknya, Nazira Syakila, pergi bekerja di kebun kopi di kawasan Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Mereka menetap di gubuk dalam kebun kopi tersebut. Sedangkan adiknya Nazira Syakila, Rozatul Husna, tinggal bersama mertuanya di Aceh Tamiang.

“Karena terjadi kisruh keluarga, sehingga Rozatul Husna kami jemput. Namun, setelah kembali ke kebun, suami malah menalak saya,” ungkapnya.

Penyebab Arif Maulana menjatuhkan talak pada Fitria Ningsi, tidak diketahui persoalannya secara jelas. Sebab, sesuai pengakuan Fitria, Arif Maulana menalaknya begitu saja, setelah dirinya pulang menjemput Rozatul Husna di Aceh Tamiang.

Tak ada pilihan lain. Fitria Ningsi langsung memutuskan berangkat pulang ke kampung halamannya di NTB. Meski saat itu dia tidak punya yang mencukupi. Sebab, di sini dia tidak memiliki anggota keluarga.

Fitria bersama dua anaknya menumpang minibus L300 ke Bireuen. Sesampainya di Bireuen, karena tidak punya uang dan tak tahu mau ke mana, Fitria menangis di terminal.

Di sana dia bertemu seorang tukang becak. Lalu, mereka dibawa mencari rumah kos, sebagai tempat tinggal sementara. Didapati rumah kos milik Nurjanah di Gampong Geulanggang Teungoh.

“Setelah menceritakan kisah saya sama bunda (Nurjanah), beliau bersama keluarga menampung kami tinggal di sini secara gratis. Mereka juga membantu kebutuhan kami sehari-hari,” ungkap Fitria dengan berlinang air mata.

Karena Fitria Ningsi ingin pulang ke kampung halaman di NTB, dua adiknya Nurjanah Agani (Nur Asmah Agani dan Zulhelmi Agani), melaporkan hal tersebut ke Dinas Sosial Bireuen, Selasa (25/5/2021). Mereka mengharapkan, Dinas Sosial Bireuen dapat memfasilitasi pemulangan Fitria Ningsi bersama kedua anaknya itu ke NTB.

Menanggapi permintaan tersebut, Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Bireuen, Faisal Kamal, S.Sos, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan Dinas Sosial Aceh. Sekarang, kepada mereka diberikan bantuan masa panik.

“Untuk sementara, biar Fitria bersama anak-anaknya tinggal di sini dulu bersama keluarga besar ibu Nurjanah Agani, sambil menunggu proses pemulangannya nanti ke NTB,” jelas Faisal Kamal. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Bireuen Serahkan Santunan dan Sembako untuk Difabel Jelang Idul Adha

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menyerahkan santunan dan bantuan sembako kepada kaum difabel, Senin, (25/5/2026) di Pendopo setempat. Bantuan yang diserahkan berupa...

UNIKI Siapkan Ujian CAT untuk 1.457 Calon Mahasiswa Baru, Seleksi Digelar Awal Juni

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia atau UNIKI mematangkan persiapan pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test...

Terkendala Naik Jenjang Jabatan, APRI Aceh Dorong Pelaksanaan Ukom bagi Penghulu

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Menyahuti aspirasi penghulu yang tertahan kenaikan jenjang jabatan, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh melalukan audiensi...

Sambut Hari Raya Idul Adha, HRD dan PKB Bireuen Bantu Sembako untuk Disabilitas

0
KABAR BIREUEN, Peudada — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Fraksi PKB DPRK...

APH Dikabarkan Mulai Usut Dugaan Penyimpangan Dana SPP PNPM Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) dikabarkan mulai mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan...

KABAR POPULER

Honorarium Imum Syiek, Bilal dan Muadzin Masjid Dinaikkan, Keuchik Tami dan Tgk Ismayadi Apresiasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Anggota DPRK Bireuen dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) dan Partai Adil Sejahtera (PAS) mengapresiasi kebijakan Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis ST,...

APH Dikabarkan Mulai Usut Dugaan Penyimpangan Dana SPP PNPM Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) dikabarkan mulai mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan...

Ketua PMI Bireuen Apresiasi Bupati Mukhlis Naikkan Honor Imum Syiek, Bilal, dan Muadzin Masjid

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., mengapresiasi kebijakan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang menaikkan honorarium imum...

Sambut Hari Raya Idul Adha, HRD dan PKB Bireuen Bantu Sembako untuk Disabilitas

0
KABAR BIREUEN, Peudada — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Fraksi PKB DPRK...

Ini Juara Delapan Cabang Lomba FLS3N SMP Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, telah berakhir. Kegiatan yang...