KABAR BIREUEN- Ketua DPD LVRI Aceh Kolonel (Purn) HM Djafar Karim melantik Pengurus DPC LVRI Kota Lhokseumawe masa bhakti 2017-2022 di Aula Makodim-0103 Lhokseumawe Jumat (27/4/2018) kemarin.
Pelantikan tersebut ditandai dengan penyerahan Pataka LVRI oleh Ketua DPD LVRI Aceh Kolonel (Purn) HM Djafar Karim kepada Ketua DPC LVRI Kota Lhokseumawe Muhammad Hanafiah Ali untuk dikibarkan di Wilayah kertja Kota Lhokseumawe.
Kolonel (Purn) HM Djafar Karim dalam sambutannya menyampaikan sekilas riwayat lahirnya LVRI di Indonesia 10 Agustus 1949 dan Hari Ulang Tahun Legiun Veteran RI, 2 Januari 1957.
Dikatakan, Hari Veteran ditetapkan pada pertempuran 4 hari di Solo 7-10 Agustus 1949, dengan KPTS Presiden RI Nomor 30 tahun 2014 ditetapkan sebagai Hari Veteran Nasional.
Sedangkan Hari Lahir Legiun Veteran RI satu-satunya organisasi Veteran setelah Lasykar-lasykar bubar tanggal 2 Januari 1957 dengan Kpts Presiden RI Nomor 103 tahun 1957 ditetapkan 2 Januari 1957 sebagai hari lahirnya Legiun Veteran.
Lebih lanjut Kolonel (Purn) HM Djafar Karim mengemukakan sesuai UU No 15 tahun 2012 LVRI dibagi dalam beberapa kelompok/golongan antara lain, Veteran Pejuang Kemerdekaan RI dari 17 Agustus 1945-27 Desember 1949 (Pengakuan Kedaulatan RI).
Veteran Pembela Kemerdekaan, OPS Dwikora-membantu rakyat Kalimantan Utara 3 Juni 1964 – 11 Agustus 1966. Hal tersebut terjadi karena tahun 1964 pembentukan Federasi Malaysia (Malaya Singapura, Serawak, Sabah, Brunai dibantu oleh Inggris, Australia dan New Zealand.
Veteran Pembela Kemerdekaan, OPS Seroja Timor Timur, 24 Mei 1975 – 17 Juni 1976. Operasi Seroja-OPS Amphibi dan OPS Linud tim-tim integrasi dengan RI menjadi Provinsi ke-27, 17 Juli 1976.
Veteran Perdamaian (Mantan Pasukan PBB) dan Veteran Anumerta (Pejuang yang gugur dalam pertempuran). Dijelaskan, dia menjabat sebagai Ketua DPD LVRI Aceh sebagai Veteran Pembela OPS Seroja, pada Desember 1975-Agustus 1976 dengan pangkat Lettu tergabung dalam kesatuan KIC Yonif-407 Brigif 4 Diponegoro tidak lagi sebagai Veteran Pembela tetap mendapat medali OPS Seroja.
Hasil Kongres ke-XI LVRI 16-19 Oktober 2017 di Hotel Borobudur Jakarta dan HUT ke-61 LVRI bersama Pemerintah dan masyarakat bertekad melestarikan jiwa, semangat dan nilai juang 45.
“LVRI merasa prihatin atas situasi bangsa belum sesuai dengan cita-cita perjuangan. Masih kurangnya pemahaman tentang sejarah perjuangan bangsa. Nilai-nilai kejuangan sebagai senjata moril dan pendorong semangat perjuangan,” ujar Kolonel (Purn) HM Djafar Karim.
Diharapkan, perhatian para Kepala Daerah Kabupaten/Kota dan jajaran terkait memberikan bantuan kepada LVRI Kabupaten/Kota, karena tanpa bantuan LVRI tidak bisa berbuat apa-apa untuk kepentingan bangsa.
Dalam kesempatan itu Dandim-0103 Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto diwakili Kapten Arm Salamuddin dan Walikota Lhoseumawe diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi & Keuangan, Maimun turut menyampaikan sambutan.
Pengurus DPC LVRI Lhokseumawe yang dilantik, Ketua Muhammad Hanfiah Ali, Wakil Umar Gadeng, Pembantu Ketua Muhammad Arifin, Sekretaris A Rahman Karin Wakil Sekretaris A Rani Amin, Pembantu Sekretaris Mujibullah, Bendahara Azizah, Wakil Bendahara Manyak, Pembantu bendahara Maryati Davani.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Walikota Lhokseumawe,Danrem-011/LW, Dandim-0103 Lhokseumawe, (diwakili) Danlanal Lhokseumawe, Ketua DPC LVRI Bireuen AR Djuli, Ketua Pepabri Lhokseumawe serta sejumlah undangan lainnya. (H.AR Djuli).









