Selasa, 30 Juni 2026

Bob Mizwar: Cegah Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa di Bireuen, Optimalkan Peran Pendamping

KABAR BIREUEN– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Bireuen, Bob Mizwar S.STP,M.SI membenarkan, memang ada sejumlah permasalahan terkait pengelolaan Dana Desa di Bireuen.

Permasalahan terbanyak, sebutnya,  terkait administrasi, dari 609 gampong di Bireuen, hampir 50 persen terjadi kesalahan administrasi. Seperti volume pekerjaan yang harus diperbaiki karena tak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Persoalan lainnya adanya kelebihan anggaran. Namun demikian, kelebihan anggaran tersebut, semuanya sudah dikembalikan lagi oleh kepala desa ke kas desanya masing-masing. Kelebihan anggaran itu, akan dipergunakan kembali untuk membiayai kegiatan lainnya pada perubahan APBDes nanti,” ungkap Bob Mizwar kepada Kabar Bireuen usai menjadi narasumber pada Bimtek Karang Taruna di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Sabtu (26/8/2017).

Semua persoalan itu, hampir semuanya terjadi dalam pengadaan barang dan jasa, dan hal itu menurut Bob, bukanlah suatu kesengajaan, namun lebih kepada ketaktauan pengelola dana desa dan kurang optimalnya peran pendamping.

“Salah satu hal yang harus dioptimalkan untuk mencegah penyimpangan dalam pengelolaan dana desa adalah peran tim pendamping desa. Pendamping desa itu mengawasi dan mendampingi  4 desa. Selain itu, ada laporan pendamping desa yang tak berani mengutarakan langsung jika ada hal yang tak sesuai dengan aturan,” jelasnya.

Seharusnya, katanya, pendamping desa lebih berani  memberikan masukan jika memang apa yang dilakukan pengelola dana desa itu tak sesuai dengan RAB atau aturan yang ada. Sehingga tak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.

Untuk pengawasan pengelolaan Dana Desa, ada tim pendamping dari kecamatan dan juga Inspektorat.

Terhadap adanya dugaan penyimpangan dana desa tersebut, langkah yang dilakukan adalah melakukan tindakan pesuasif dan pembinaan kepada pengelola dana desa agar memperbaiki kekurangan yang ada, agar lebih baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pada kesempatan itu, Bob mengingatkan jika ada proses ganti rugi tanah untuk sebuah proyek atau pembangunan lainnya di desa, maka tidak boleh menggunakan dana desa, melainkan bisa menggunakan dana PADes, atau dana bagi hasil pajak. Lebih baik lagi bila masyarakat melakukannya dengan swadaya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...