Selasa, 30 Juni 2026

Anwar Idris: 9,5 Tahun Lagi Minyak Bumi Indonesia Diperkirakan Akan Habis

KABAR BIREUEN – Cadangan energi fosil Indonesia sudah menipis, bahkan hampir habis. Untuk itu Pemerintah diharapkan mengembangkan energi baru.

“Jika kita tidak menemukan atau memanfaatkan sumber migas baru, minyak bumi Indonesia diperkirakan akan habis dalam 9,5 tahun lagi, gas bumi 22 tahun lagi dan batu bara akan habis dalam 65 tahun lagi.”

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi VII DPR-RI Fraksi PPP, Drs H. Anwar Idris sebagai narasumber dalam seminar “Menyoal Subsidi Listrik dalam RUU Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang berlangsung di ruang BAKN Gedung Nusantara I DPR RI, Kamis (23/9/2021)

Seminar yang diikuti hampir 500 peserta baik online (aplikasi zoom) maupun offline di Gedung Nusantara I, menghadirkan narasumber dari akademisi, Prof Ir. Mukhtasor, MEng PhD, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Dr Surya Darma.

Pada kesempatan tersebut, Anwar Idris memaparkan panjang lebar tentang energi fosil dan EBT.

“Sudah waktunya kita mulai beralih dari energi fosil ke energi baru dan terbarukan. Akan tetapi perlu waktu, karena harus pikirkan landasan hukum, dampak ekonomi, social terhadap bangsa dan Negara. Karena energi adalah factor fundamental bagi Bangsa Indonesia,” sebutnya.

Sebutnya, sesuai Pasal 33 ayat (3) menegaskan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Sumbangan PNBP Energi Migas ke APBN, sebut Anwar Idris sebesar 5-8 persen setiap tahunnya. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Pada APBN-P 2020, realisasinya sebesar Rp 108,7 triliun.

“Ketergantungan kita terhadap energi fosil secara terus-menerus memang menimbulkan dampak pencemaran lingkungan, perubahan iklim, dan pemanasan global. Namun Energi ini penyumbang PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) terbesar APBN kita. Ribuan, bahkan jutaan masyarakat kita tergantung akan migas Alam kita,” urai politikus senior Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 2 ini.

Jelasnya, energi fosil tidak dapat diperbarui. Cadangannya terbatas dan terus menurun karena terus-menerus diproduksi. Kondisi ini akan menyebabkan lemahnya ketahanan energi nasional.

“Oleh karena itu, secara bertahap kita perlu mulai beralih, mengembangkan energi baru dan terbarukan. Kita memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah. Hampir semua energi terbarukan kita miliki, seperti energi bayu, energi laut, energi hidro, energi panas bumi, hingga bioenergi,” urai Anwar Idris.

Sebutnya lagi, potensi energi terbarukan Indonesia mencapai 417,8 gigawatt. “Tetapi sayangnya pemanfaatannya masih rendah karena baru dimanfaatkan sebesar 10,4 gigawatt atau hanya 2,5% saja dari potensi yang kita miliki,” ujar Anggota DPR Aceh periode 2009-2014 ini.

“Oleh karena itu, energi baru dan terbarukan perlu didorong pemanfaatan dan pengembangannya, untuk menjamin dan meningkatkan ketersediaan, ketahanan, dan kemandirian energi nasional secara berkelanjutan,” imbuh mantan Wakil Ketua DPRK Bireuen ini. (Rizanur).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...