Anwar Idris: 9,5 Tahun Lagi Minyak Bumi Indonesia Diperkirakan Akan Habis

KABAR BIREUEN – Cadangan energi fosil Indonesia sudah menipis, bahkan hampir habis. Untuk itu Pemerintah diharapkan mengembangkan energi baru.

“Jika kita tidak menemukan atau memanfaatkan sumber migas baru, minyak bumi Indonesia diperkirakan akan habis dalam 9,5 tahun lagi, gas bumi 22 tahun lagi dan batu bara akan habis dalam 65 tahun lagi.”

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi VII DPR-RI Fraksi PPP, Drs H. Anwar Idris sebagai narasumber dalam seminar “Menyoal Subsidi Listrik dalam RUU Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang berlangsung di ruang BAKN Gedung Nusantara I DPR RI, Kamis (23/9/2021)

Seminar yang diikuti hampir 500 peserta baik online (aplikasi zoom) maupun offline di Gedung Nusantara I, menghadirkan narasumber dari akademisi, Prof Ir. Mukhtasor, MEng PhD, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Dr Surya Darma.

Pada kesempatan tersebut, Anwar Idris memaparkan panjang lebar tentang energi fosil dan EBT.

“Sudah waktunya kita mulai beralih dari energi fosil ke energi baru dan terbarukan. Akan tetapi perlu waktu, karena harus pikirkan landasan hukum, dampak ekonomi, social terhadap bangsa dan Negara. Karena energi adalah factor fundamental bagi Bangsa Indonesia,” sebutnya.

Sebutnya, sesuai Pasal 33 ayat (3) menegaskan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Sumbangan PNBP Energi Migas ke APBN, sebut Anwar Idris sebesar 5-8 persen setiap tahunnya. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Pada APBN-P 2020, realisasinya sebesar Rp 108,7 triliun.

“Ketergantungan kita terhadap energi fosil secara terus-menerus memang menimbulkan dampak pencemaran lingkungan, perubahan iklim, dan pemanasan global. Namun Energi ini penyumbang PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) terbesar APBN kita. Ribuan, bahkan jutaan masyarakat kita tergantung akan migas Alam kita,” urai politikus senior Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 2 ini.

Jelasnya, energi fosil tidak dapat diperbarui. Cadangannya terbatas dan terus menurun karena terus-menerus diproduksi. Kondisi ini akan menyebabkan lemahnya ketahanan energi nasional.

“Oleh karena itu, secara bertahap kita perlu mulai beralih, mengembangkan energi baru dan terbarukan. Kita memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah. Hampir semua energi terbarukan kita miliki, seperti energi bayu, energi laut, energi hidro, energi panas bumi, hingga bioenergi,” urai Anwar Idris.

Sebutnya lagi, potensi energi terbarukan Indonesia mencapai 417,8 gigawatt. “Tetapi sayangnya pemanfaatannya masih rendah karena baru dimanfaatkan sebesar 10,4 gigawatt atau hanya 2,5% saja dari potensi yang kita miliki,” ujar Anggota DPR Aceh periode 2009-2014 ini.

“Oleh karena itu, energi baru dan terbarukan perlu didorong pemanfaatan dan pengembangannya, untuk menjamin dan meningkatkan ketersediaan, ketahanan, dan kemandirian energi nasional secara berkelanjutan,” imbuh mantan Wakil Ketua DPRK Bireuen ini. (Rizanur).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Bahas Penertiban Aset Pasar Jeunieb dan Pengecekan Langsung ke Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, memimpin Rapat Pembahasan Penertiban dan Penyelamatan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pertokoan pasar...

Peringatan Maulid di SMPN 2 Bireuen Dirangkai Salawat dan Zikir 

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda, keluarga besar UPTD SMP Negeri 2 Bireuen menggelar peringatan Maulid Nabi...

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Penggunaan QRIS di Aceh terus tumbuh. Sejak 2021 hingga September 2026, Bank Aceh telah menjaring 25.748 merchant QRIS. Jumlah...

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

Hadiri Maulid IMKB Banda Aceh, Bupati Mukhlis Harap Masyarakat Bireuen di Perantauan Berikan Manfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB)...

KABAR POPULER

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

Wakapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Ridha Jeumpa, Ajak Jamaah Sinergi Bersama Polisi Berantas...

0
KABAR BIREUEN,Jeumpa – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Mujibussalim, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas bersama...

Hadiri Maulid IMKB Banda Aceh, Bupati Mukhlis Harap Masyarakat Bireuen di Perantauan Berikan Manfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB)...

Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya Kini Ditangani Polda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Aceh menangani laporan dugaan tindak pidana khalwat yang melibatkan oknum Ketua DPRK Nagan...

RSUD dr Fauziah Bireuen Sudah Layani 154 Kasus Bedah Digestif Gunakan Endoskopi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Salah satu layanan unggulan pada RSUD dr Fauziah Bireuen adalah bedah digestif. Sejak dibuka, sudah menangani 154 kasus menggunakan operasi...