KABAR BIREUEN-Angin puting beliung yang terjadi di Bireuen sekira pukul 16.30 WIB, Rabu sore (6/12/2017) melanda sejumlah desa di Kecamatan Jangka dan Peusangan.
Laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), puting beliung di kecamatan Jangka di Desa Tanoh Anoe, Alue Bie Pusong, Jangka Alue Bi, Tanjungan dan Alue Buya Gampong. Sementara di Peusangan, angin puting beliung menerpa Desa Cot Pu’uk
Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Bireuen Muhammad Nasir.SP.M.S.M, kepada wartawan menyebutkan, upaya yang telah dilakukan Kalak BPBD bersama anggota tim Pusdalops PB, Kapolsek Jangka, Danramil,Tagana, Rapi dan masyarakat saling membantu untuk melaksasakan pembersihan dan pendataan rumah, kedai dan dapur garam tradisional yang rusak akibat angin puting Beliung .
“Berdasarkan informasi dari masyarakat, angin puting beliung berpusaran berwarna hitam pekat datang dari arah selatan sekira pukul 16.30 WIB selama lima menit. Dengan kecepatan tinggi menghantam dan merobohkan beberapa rumah milik warga dan tempat usaha, serta fasilitas umum lainnya berupa 4 batang tiang listrik milik PLN dan kondisi saat ini listrik padam total,” jelasnya.
Adapun hasil pendataan di lapangan untuk sementara, di Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Jangka, sebanyak 9 unit rumah rusak ringan, 8 unit Kedai/ruko rusak berat dan ringan serta 13 unit dapur pengolahan garam rusak berat (roboh)
Di Desa Tanjongan, satu unit rumah rusak ringan, 15 unit dapur garam rusak berat/ringan, di Desa Aluebie Pusong, sebanyak 13 unit dapur garam rusak berat.
Di Desa Jangka Alue Bie, satu unit rumah milik Jamaluddin Yusuf rusak ringan. Di Desa Alue Buya Gampong, satu unit rumah rusak berat milik Syuip Husen
Di Kecamatan Peusangan, Desa Cot Puuk, satu unit rumah rusak berat milik Rusli, dengan lima orang tanggungan.
“Tindak lanjutnya, telah kita intruksikan kepada tim Pusdalops-PB untuk segera memasang satu unit tenda regu,” sebut Muhammad Nasir. (Ihkwati)









