KABAR BIREUEN-Meskipun  SMKN 1 Jeumpa berlokasi di Desa Tepok Tunong Kecamatan Jeumpa yang jauh dari ibu kota Kapuaten Bireuen, para siswanya dengan penuh semangat ikuti UNBK SMK tahun pelajaran 2019-2020 di sekolahnya sejak 16-19 Maret 2020.

Kepala SMKN 1 Jeumpa Suryadi, S Pd, M Pd (foto) yang dikonfirmasi Kabar Bireuen di ruang kerjanya Rabu (18/3-2020) menjelaskan, para peserta UNBK SMKN-1 Jeumpa tahun pelajaran 2019-2020 sebanyak 59 orang.

Para peserta UN terdiri dari jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) sebanyak 7 orang terdiri dari 6 siswa dan 1 siswi. Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 14 orang, terdiri dari 14 siswa, jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) sebanyak 19 orang siswa dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) sebanyak 19 orang terdiri dari 6 siswa dan 13 siswi.

Dikatakan, SMKN 1 Jeumpa yang baru dipimpinnya sejak 1 Januari 2020 memiliki 160 siswa,yang dari desa pantai dan desa pergunungan yang jauh dari pusat kota Bireuen dengan tenaga pengajar kejuruan 34 orang.

“Fasilitas yang masih kekurangan komputer untuk memenuhi kebutuhan jurusan Teknik Komputer Jaringan. Komputer yang tersedia sebanyak 40 unit masih dibutuhkan penambahan 20 unit lagi,” ujar Suryadi.

Suatu hal yang paling mendesak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sarana jalan masuk ke SMKN 1 Jeumpa sepanjang 150 meter pada musim hujan terendam banjir dan becek.

Sehingga dewan guru dan siswa masuk ke sekolah karean jalan masuk ke sekolah terendam banjir dan becek harus beka sepatu jalan kaki ayam ke sekolah.

Kondisi jalan masuk ke SMKN 1 Jeumpa terendam banjir dan becek sudah belangsung sejak didirikan sekolah tersebut, sangat terkendala dalam menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar.

“Diharapkan Pemkab Bireuen dapat segera memfasilitasi penimbunan dan pengaspalan jalan tersebut agar kegiatan belajar mengajar di SMKN 1 Jeumpa berjalan lancar,” harap Suryadi. (H.AR Djuli)

BAGIKAN