KABAR BIREUEN – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) Bireuen menggelar pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa dan masyarakat umum yang gemar menulis.
Pelatihan tersebut berlangsung di Aula Rapat Uniki, Sabtu (10/6/2023).
Wakil Rektor II Uniki, Chairul Bariah, mengatakan, pelatihan jurnalistik menjadi agenda rutin dilaksanakan di Kampus Uniki.
“Kegiatan ini kita laksanakan setiap tiga bulan sekali dengan peserta berbeda-beda. Ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan dalam dua tahun terakhir,” sebut Chairul Bariah.
Pelatihan tersebut dibuka Pembina Yayasan Kebangsaan, Amiruddin Idris. Menghadirkan narasumber wartawan senior Harian Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika.
Menurut Chairul Bariah, pada kesempatan tersebut, Yarmen Dinamika yang juga Pembina Forum Aceh Menulis (FAMe), memberikan materi tentang teknik penulisan berita yang efektif.
“Ia (Yarmen) berbagi wawasan tentang cara menulis berita yang akurat, berimbang, dan memiliki dampak yang kuat pada pembaca,” jelas Chairul Bariah.
Lanjut Wakil Rektor II Uniki, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan pemateri, mengajukan pertanyaan, dan mendapat jawaban jitu dari narasumber.

Sementara Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Amiruddin Idris, pada pembukaan pelatihan yang diikuti 60 peserta dari unsur akademisi, mahasiswa dan masyarakat umum itu, menyampaikan pentingnya pengembangan keterampilan jurnalistik bagi mahasiswa dan praktik di perusahaan-perusahaan media.
Amiruddin menekankan, tentang pentingnya kegiatan semacam ini untuk membentuk generasi muda yang kompeten di dunia jurnalistik.
Amiruddin menambahkan, teknik penulisan berita dan reportase ini merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Uniki, dalam mempersiapkan mahasiswa untuk terjun ke dunia jurnalistik yang semakin kompetitif.
Hal lainnya disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Uniki, Andi Lesmana. Ia berharap, peserta pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuannya dalam menulis berita yang informatif, objektif, bebas dari delik hukum, dan dapat menggugah perhatian masyarakat.
Menjelang acara berakhir, diberikan tugas kepada setiap peserta. Kemudian, karya mereka dievaluasi oleh Yarmen, selaku pemateri dan disaksikan semua peserta.
Peserta yang karyanya terbaik, mendapat hadiah khusus dari pimpinan Uniki. Yang bersangkutan juga diterima magang di Bagian Humas dan Protokoler Uniki. (Rizanur)










