KABAR BIREUEN-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Kabupaten Bireuen melakukan penandatanganan naskah kerjasama (MoU) dengan Gampong Cot Jrat, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.

Penandatanganan dilakukan Rektor Umuslim Dr.Marwan,MPd dan Keuchik Gampong Cot Jrat, Fauzi berlangsung di ruang rapat lantai I kampus Induk Umuslim, Senin (26/4/2021).

Setelah penandatanganan dilanjutkan sambutan kedua belah pihak, Umuslim diwakili  Wakil Rektor Bidang Akademik Dr.Halus Satriawan,MSi, pada kesempatan tersebut menyampaikan tentang potensi kegiatan kerjasama yang bisa dikembangkan kedua pihak.

Menurutnya dengan kerjasama ini, Umuslim  menjadikan Gampong Cot Jrat sebagai desa binaan untuk bidang pengembangan pertanian dan perkebunan.

“Kedua bidang ini  sangat berpeluang dijadikan satu program prioritas tindak lanjut dari kerjasama, seperti misalnya  peluang  untuk meningkatkan produk dan benih bibit,” sebutnya.

Bagi Universitas Almuslim, tentunya ini peluang untuk pelaksanaan Tri dharma Perguruan Tinggi, baik pengabdian  dosen maupun mahasiswa, sehingga nantinya  akan memberi  dampak yang baik bagi kedua pihak.

“Sebenarnya adanya lembaga Posyantekdes (Pos pelayanaan Teknologi Tepat Guna Desa) di Gampong Cot Jrat, bukan hanya Fakultas Pertanian saja bisa terlibat, tetapi  semua fakultas bias terlibat, misalnya  untuk  pengembangan teknologi  aplikasi otomatisasi, nanti bisa fakultas fikom  bersama  fakultas teknik,” jelas Halus Satriawan.

Selain keterlibatan  fakultas, juga lembaga  Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dalam pengembangan teknologi dan  pengabdian, baik mahasiswa maupun dosen di Gampong Cot Jrat bisa menjadi modal  untuk  pengembangan iptek kedepan.

Sambutan dari pihak Gampong Cot Jrat disampaiakan Agustiar Pendamping Desa Kecamatan Kota Juang.

Menurut Agustiar, pihak Gampong Cot Jrat merasa  terharu dan bersyukur atas terjalinnya kerjasama ini.

“Gampong Cot Jrat merupakan sebuah gampong yang berada di kemukiman cot kupula kecamatan kota Juang,  topografi desanya agak  sedikit berbukit, berpenduduk  lebih kurang  600 jiwa  dan 130 KK,” katanya.

Gampong Cot Jrat masih tergolong desa tertinggal, banyak hal yang perlu sentuhan  dan pengembangan, jadi ini  peluang bagi kampus untuk melakukannya.

“Masyarakat sangat membuka diri terhadap siapapun yang ingin membantu dan mengembangkan potensi gampong Cot Jrat,” harap Agustiar menyampaikan pesan dari Keuchik Gampong Cot Jrat.

Harapannya  adanya MoU dengan Perguruan Tinggi, semoga Gampong Cot Jrat bisa maju dan berkembang, karena banyak potensi di desa, tetapi masyarakat sedikit ilmu dan  pengalaman, masyarakat  sangat berharap banyak implementasi dari proses ini.

Seperti diketahui Gampong Cot Jrat kecamatan Kota Juang, sempat viral beberapa waktu lalu, karena berhasil menciptakan sebuah inovasi teknologi tepat guna yaitu menciptakan alat Jengki Ie ala Cot Jrat.

“Hasil karya warga Cot Jrat itu sekarang sudah mendapat hak paten dan pemasarannya juga sudah banyak dibeli masyarkat dari berbagai daerah,” jelas Agustiar didampinggi keuchik dan perangkat gampong lainnya.(Ihkwat)