Terapkan Prokes Ketat, Umuslim Wisuda 229 Sarjana

KABAR BIREUEN – Sebanyak 229 Sarjana dan Ahli Madya Angkatan XXXIII Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, diwisuda dalam rapat senat terbuka di AAC Ampon Chiek Peusangan, Matangglumpangdua, Sabtu (20/2/2021).

Acara wisuda tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Para tamu dan undangan dibatasi seminimal mungkin.

Mereka wajib memakai masker dan face shield. Saat memasuki tempat acara, harus mencuci tangan dengan hand sanitizer dan dicek suhu tubuh masing-masing.

Begitu juga kursi untuk undangan dan wisudawan, diatur jaraknya sesuai ketentuan Prokes. Sementara para orang tua atau keluarga para wisudawan, ditempatkan di ruangan terpisah. Mereka menyaksikan prosesi wisuda melalui layar televisi.

Rektor Umuslim, Dr. H. Marwan Hamid, M.Pd, dalam pidatonya pada rapat senat terbuka dalam rangka wisuda tersebut, mengatakan, saat ini Perguruan Tinggi di Indonesia mengalami banyak tantangan. Mulai dari daya saing, kualifikasi dan kompetensi dosen, peningkatan infrastruktur pendidikan, technology readiness hingga sejumlah tantangan lainnya.

Karena itu, sebut Marwan, dunia pendidikan dan industri harus mampu mengembangkan strategi transformasi industri, dengan mempertimbangkan sektor sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sudah merintis kebijakan merdeka belajar kampus merdeka. Melalui program ini, kampus akan menerapkan blended leaming yang memberikan kemudahan belajar bagi para mahasiswa.

“Jadi, di manapun, kapanpun, dan dalam kondisi apapun, mereka tidak ketinggalan pelajaran,” ujar Marwan.

Dijelaskannya, konsep ini juga sebagai kolaborasi dan sinergi antara dunia kampus dengan dunia industri. Diharapkan, mahasiswa dapat memilih kuliah dan menggantinya dengan tugas magang atau mata kuliah tambahan. Konsep ini lebih mengutamakan inovasi dan kreativitas bagi setiap mahasiswa.

“Ini tentunya merupakan salah satu strategi untuk menjawab pesatnya perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0. Keterampilan dan kompetensi menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan pada karakteristik pekerjaan yang ada saat ini,” paparnya.

Menurut Marwan, sekarang Umuslim sedang melakukan berbagai terobosan. Salah satunya menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dan stakeholder lainnya.

Dia sudah menandatangani MoU dengan sejumiah perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang ada dalam Provinsi Aceh dan juga luar Provinsi Aceh. Salah satu poin kerja sama yang sekarang sedang berjalan yaitu program pertukaran mahasiswa.

Mahasiswa Umuslim diberi kesempataan untuk kuliah di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh dan Universitas Malikussaleh Aceh Utara, selama beberapa semester. Begitu juga dengan beberapa kampus lain, seperti NGU Jepang dan beberapa kampus di pulau Jawa.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, perlu pula saya sampaikan, bahwa apa yang telah kami lakukan ini, semuanya bertujuan untuk mendukung program merdeka belajar, kampus merdeka serta meningkatakn mutu atau output lulusan,” terang Marwan.

Ke depan, dia juga sedang menjajaki program kuliah praktek langsung di lapangan beberapa semester pada beberapa stakeholder. Seperti sekolah, industri maupun instansi perkantoran baik pemerintah maupun swasta. Semuanya ini dilakukannya untuk mendukung program merdeka belajar.

Sementara sebelumnya, Wakil Rektor I Umuslim, Dr. Hambali, SE., M.Pd, menyampaikan, sebanyak 229 lulusan yang diwisuda hari ini terdiri dari 98 laki-laki dan 131 perempuan.  Mereka berasal dari enam fakultas.

Sebanyak 39 orang dari Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik 29 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 58 orang, Fakultas Ekonomi 34 orang, Fakultas Ilmu Komputer 53 orang dan Diploma III Kebidanan 16 orang.

“Sedangkan mahasiswa yang lulus dengan predikat pujian atau cumlaude sebanyak 14 orang dan 215 orang lulus dengan predikat sangat memuaskan,” sebut Hambali.

Acara wisuda tersebut turut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah XIII Aceh, Prof. Dr. Faisal, SH., M.Hum, Bupati Bireuen yang diwakili Sekda Ir. Ibrahim, M.Si, Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Rusyidi Mukhtar, S.Sos beserta sejumlah pejabat organ yayasan dan para undangan lainnya. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

KABAR POPULER

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...