Selasa, 9 Juni 2026

Tanggapi Kebutuhan Masyarakat Aceh Tengah, HRD Upayakan Pembangunan Jembatan di Jagong Jeget

KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), menanggapi permintaan masyarakat Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, yang membutuhkan pembangunan jembatan gantung atau jembatan rangka baja. Respons cepat tersebut muncul, setelah dia melihat video dan foto warga di sana harus bergotong royong membangun jembatan darurat dari kayu di tengah derasnya arus sungai.

“Saya mendapat kiriman video dan foto dari warga Kampung Gegarang, Kecamatan Jagong Jeget. Mereka sedang bergotong royong membangun jembatan darurat dari kayu di sungai yang arusnya cukup deras. Kondisi ini sangat memprihatinkan,” ujar HRD kepada wartawan, Minggu (2/2/2025).

Selaku anggota Komisi V yang bermitra dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), HRD menyatakan kesiapannya memperjuangkan pembangunan satu unit jembatan gantung atau jembatan rangka baja sepanjang 60-70 meter dengan dana APBN.

“Insya Allah, kalau Allah izinkan, saya akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat di dataran tinggi Gayo. Jembatan adalah infrastruktur utama yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Selain jembatan, HRD juga menyoroti kebutuhan jalan yang memadai untuk mengangkut hasil perkebunan ke kota. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Masyarakat Bangun Jembatan Darurat

Sebelumnya, masyarakat Kampung Gegarang terpaksa bergotong royong membangun jembatan darurat dari kayu, setelah jembatan utama hanyut terseret banjir bandang beberapa tahun silam. Di video yang dikirimkan warga kepada HRD, ratusan orang terlihat bahu-membahu membangun jembatan di tengah derasnya arus sungai.

Dalam video tersebut, Sekretaris Desa Gegarang, Robi Sugara, mengatakan, pentingnya keberadaan jembatan bagi warga setempat. Sebab, ratusan warga memiliki kebun di seberang sungai. Setiap hari mereka harus menyeberangi sungai untuk mencari nafkah.

“Kami sangat mengharapkan pemerintah membangun jembatan gantung atau jembatan rangka baja,” ujar Robi.

Menurut Robi, kalau jembatan darurat tidak dibangun, puluhan kepala keluarga akan terisolasi. Sebab, di seberang sungai ada permukiman penduduk yang dihuni puluhan kepala keluarga. Jembatan tersebut akses satu-satunya bagi mereka keluar masuk dusun.

“Sungai ini sering meluap, sehingga mengancam jiwa penduduk. Kami sangat berharap adanya jembatan permanen untuk memperlancar perekonomian masyarakat,” harap Robi.

Dengan dukungan penuh dari HRD dan pemerintah pusat, warga Kampung Gegarang berharap pembangunan jembatan permanen dapat segera terealisasi demi kesejahteraan dan keselamatan mereka. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Hadapi Tantangan Kampus, Dekan Fakultas Teknik Umuslim Ajak Sivitas Akademika Tingkatkan Kualitas Diri

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan berbagai tantangan...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...

KABAR POPULER

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...

NasDem Peduli Pendidikan, Yah Fud Salurkan Bantuan ke MIN 23 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Samalanga — Wakil Ketua I DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah...