KABAR BIREUEN-Untuk menumbuhkan rasa cinta kekeluargaan dalam naungan sekolah, Siswa Pencinta Alam (SMANDAPALA) SMAN 2 Bireuen mengelar Lomba Masakan Alami Gulee Rampoe dan Asam U.
Lomba dengan tema “SMANDAPALA Masakan Alami Khas Aceh Gulee Rampoe dan Asam U” diikuti siswi-siswi kelas X. XII dan XII, dilaksanakan di halaman sekolah setempat, Minggu (5/11/2017).
Kepala SMAN 2 Bireuen Hanafiah S.Pd M.AP kepada Kabar Bireuen mengatakan, menyambut baik dengan diadakan kegiatan ektrakulikuler ini. Apresiasi setinggi-tingginya khusus buat Organisasi SMANDAPALA dan warga sekolah pada umumnya atas terlaksananya kegiatan positif ini.
Dijelaskan, kegiatan ini salah satu cara untuk melatih dan menambah wawasan anak-anak supaya lebih pintar memasak, sehingga nantinya mereka bisa membantu orang tuanya untuk memasak saat di rumah.
Selain itu, kata Hanafiah kegiatan ini juga salah satu dari rangkaian kegiatan memperingati HUT PGRI ke-69 dan Hari Guru Nasional ke-72. tahun 2017.
Sementara itu, Koordinator kegiatan, Khairunnisa mengatakan, kegiatan selain bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta kekeluargaan dalam naungan SMA Negeri 2 Bireuen.
Juga untuk menumbuhkan rasa kesadaran siswa betapa pentingnya memasak secara alami, serta menumbuhkan rasa cinta untuk melestarikan masakan khas Aceh.
Dijelaskan, menu masakan yang diperlombakan yaitu, masakan alami khas Aceh, Gulee Rampoi dan Asam U. Lomba ini diikuti 33 kelompok, per kelompok terdiri 3 orang siswa-siswi terdiri dari kelas X,XI dan XII.
“Waktu yang diberikan untuk kelompok peserta, selama dua jam, mulai dari proses awal hingga penyajian masakan,” kata siswi kelas XI ini.
Katagori penilaian oleh tim juri dari para guru sekolah SMAN 2 Bireuen, meliputi kebersihan, rasa, tampilan, dan kreasi penyajian, proses penilaian mulai dari awal hingga penyajian masakan.
“Para juara I. II. III dan Juara harapan I. II dan III diberikan piala, piagam serta uang pembinaan serta bagi kelompok yang tidak meraih juara diberikan hadiah berupa bingkisan,” ujar Koordinator kegiatan ini.
Sementara itu, seorang siswi kelas XII, Silvia Atmaja Purti, mengaku, dirinya sangat senang dengan kegiatan ini, selain mendapat pengalaman, juga dapat menggukur sejauh mana kemampuan kita, rasa masakan-masakan kita selama ini di rumah.
“Kalau masak di rumah kan tidak ada yang menilai, tapi di kegiatan ini ada juri yang menilai, sehingga kita bisa tau, apakah rasa masakan kita selama ini dirumah sudah sesuai dan benar serta steril,” katanya.
Amatan Kabar Bireuen di lokasi, antusiasme dan semangat siswa-siswi SMAN 2 Bireuen mengikuti kegiatan ini luar biasa. (Herman Suesilo)








