KABAR BIREUEN – Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad MSi, menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara Tantingan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen tahun 2023.
Pada upacara tradisi Tantingan ini para calon anggota Paskibraka harus melewati sebuah gapura buah, sebagai proses mulai masuk masa karantina untuk pemusatan latihan jelang Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-78, pada 17 Agustus 2023 mendatang.
Upacara tradisi Tantingan itu dilaksanakan di lapangan upacara UPTD SMPN 2 Bireuen, Cot Gapu, Kota Juang Bireuen, Rabu sore (9/8/2023), ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Sekda) Bireuen, Ibrahim Ahmad
Sekda Bireuen, Ibrahim Ahmad dalam arahannya berpesan, supaya tidak boleh bereuforia, sombong dan takabur karena sudah terpilih sebagai calon Paskibraka Kabupaten Bireuen.
Kalian patut bersyukur telah terpilih sebagai calon Paskibraka yang nantinya akan melakukan tugas pengibaran dan/atau penurunan bendera merah putih pada 17 Agustus nanti.
“Hasil yang kalian capai tidaklah mudah, tentunya semua itu atas usaha keras, berlatih keras, berusaha, berdoa dan tentu tidak terlepas dari kehendak Allah SWT,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Ibrahim Ahmad berharap, selama di karantina berlatihlah dengan serius dan bersungguh-sungguh sehingga apa yang diharapkan benar-benar bisa terlaksana.
Ikuti petunjuk pembina dan pelatih sehingga benar-benar dapat melaksanakan tugas yang diberikan.
Selain itu, selama di karantina harus disiplin, jaga kebersihan, jaga kesehatan dan jangan tinggalkan shalat.
“Dan ingat pesan-pesan dari orangtua kalian, selalu berdoa agar diberi kesehatan sehingga bisa melaksanakan tugas-tugas yang diberikan dengan baik,” ujar Sekda Bireuen ini.
Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, melaporkan, calon anggota Paskibraka Kabupaten Bireuen tahun 2023, berjumlah 35 orang siswa terdiri 18 putra dan 17 putri
“Mereka berasal dari setiap perwakilan kecamatan,” katanya.
Dikatakan, calon anggota Paskibraka tersebut menjalani karantina selama sepuluh hari (9-19 Agustus 2023) di Asrama Boarding School SMPN 2 Bireuen.
“Selama dikarantina mereka didamping oleh tim berjumlah 15 orang, terdiri pelatih 12 orang dan tenaga medis 3 orang,” sebut Muhammad Al Muttaqin. (Herman Suesilo)











