Jumat, 12 Juni 2026

Sedang Erami Telur, Ular Piton Sepanjang 6,20 Meter Ditangkap Warga

KABAR BIREUEN – Seekor ular piton sepanjang 6,20 meter, ditangkap warga di areal kebun sawit di Dusun Alue Keumiki, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Jumat (9/3/2018) sekira pukul 09.15 WIB.

Saat ditemukan, ular piton betina tersebut sedang mengerami sekitar 200-an butir telur. Namun, telur-telur ular yang hampir menetas itu dipecahkan warga, agar tidak berkembang biak dan berbahaya bagi masyarakat.

Kini, ular piton yang ukuran badannya berdiameter sekitar seukuran batang pinang tersebut, dikurung di dalam beton bekas bak air di Desa Buket Mulia (Km 13), Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, dekat meunasah desa setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Bireuen, awalnya ular piton raksasa itu ditemukan Agus (32) dan M. Isa (26), warga Buket Mulia. Saat itu, mereka sedang mencari burung gelatik batu di areal kebun sawit tersebut (Krueng Simpo) yang berjarak sekitar lima kilometer dari Buket Mulia.

M. Isa yang didampingi Ketua Pemuda Buket Mulia, Mursal (34), kepada wartawan menjelaskan, ketika itu dia bersama Agus melihat ada burung gelatik batu sedang bertengger di batang bambu yang rumpunnya sudah ditebang.

“Setelah mendekat, spontan saja kami kaget. Sebab, di tengah sisa-sisa rumpun bambu tersebut, kami melihat seekor ular besar dalam posisi badannya melingkar,” ungkap M. Isa.

Lalu, dia menelepon Keuchik Buket Mulia, Razali Main, yang bergotong royong bersama warga. Kemudian, mereka langsung beramai-ramai menuju ke lokasi.

Ular itu pun berhasil ditangkap. Setelah terlebih dahulu bagian kepalanya dijerat dengan tali, agar bisa ditarik ke luar dari rumpun bambu untuk diamankan. Kemudian, ular tersebut dimasukkan ke dalam karung goni plastik. Sedangkan ratusan telurnya, dipecahkan.

Setelah itu, ular tersebut dibawa pulang ke Buket Mulia dan dikurung dalam sangkar besi. Agar lebih aman dan tempatnya agak luas, selanjutnya ular piton itu dipindahkan ke dalam bekas bak air. Bagian atasnya ditutupi dengan kawat bronjong dan papan.

Pantauan Kabar Bireuen, Jumat (9/3/2018) sore, beberapa orang datang ke sana untuk melihat langsung ular raksasa yang menghebohkan tersebut. Untuk bisa masuk ke lokasi dan melihat langsung ular itu, dipungut biaya sebanyak lima ribu rupiah per orang. Uang itu untuk sekedar biaya jaga ular dan juga membeli makanannya (ayam).

Berdasarkan informasi warga setempat, sekitar dua bulan lalu ular itu telah memangsa seekor kambing milik Abdullah (34), warga Dusun Alue Keumiki, Desa Krueng Simpo, yang tempatnya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi temuan ular piton tersebut. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Jadi Pilot Project, Bireuen Raih Penghargaan Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempertahankan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 kategori Informatif, predikat tertinggi...

Buka Final Voli, Kepala Kantor Kemenag Apresiasi Class Meeting MTsN 10 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan class meeting di...

Polda Aceh Terbitkan DPO Untuk Tersangka Pelecehan Seksual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menegaskan bahwa penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka dugaan tindak pidana pelecehan seksual atas nama Neldi...

Furnama Sari Harumkan Nama UNIKI, Raih Juara II Duta Muda CBP Rupiah Aceh 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Furnama Sari, mahasiswi Program Studi Hukum UNIKI, berhasil...

Kasatgas PRR Minta Daerah Percepat Pendataan Huntap, yang Tidak Kirim Data Ditinggal

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah terdampak bencana hidrometeorologi segera...

KABAR POPULER

30 Pemain PSSB U-13 Lolos Seleksi, Siap Tempur di Piala Soeratin 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim Seleksi PSSB Bireuen U-13 resmi menetapkan 30 pemain terbaik yang akan memperkuat tim dalam ajang Piala Soeratin U-13 Tahun...

Turut Diikuti Wartawan, Aksi Sosial PMI Bireuen dalam Rangka Hari Donor Darah Sedunia Terkumpul...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Jelang Peringatan Hari Donor Darah Sedunia. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Unit Transfusi Darah (UTD)...

Polda Aceh Terbitkan DPO Untuk Tersangka Pelecehan Seksual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menegaskan bahwa penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka dugaan tindak pidana pelecehan seksual atas nama Neldi...

MTsN 10 Bireuen Gelar Class Meeting, Jadi Ajang Gali Bakat dan Potensi Siswa

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Usai menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2025/2026, MTsN 10 Bireuen menggelar kegiatan class meeting atau perlombaan antarkelas...

Kasatgas PRR Minta Daerah Percepat Pendataan Huntap, yang Tidak Kirim Data Ditinggal

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah terdampak bencana hidrometeorologi segera...