KABAR BIREUEN-Pelaksanaan Wisuda Tahfidz Al-Quran 1 Juzz Angkatan 1 Tahun Ajaran 2018/2019, yang dilaksanakan di SDN 12 Bireuen, diwarnai isak tangis para orang tua, guru dan murid.
Suasa haru tersebut disaat para orang tua murid yang diwisuda menerima bunga dari anak-anak mereka masing-masing sebagai bentuk ucapan terimakasih mereka terhadap orang tuanya.
Prosesi kegiatan ini berlangsung di sekolah setempat. Senin (21/1/2019) dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen, Kasie Kurikulum bidang pembinaan SD, Kepala UPTD Jeumpa, Ketua Komite sekolah dan undangan lainnnya.
Pada kesempatan itu Sekretaris Disdikpora Bireuen Abdullah S.Pd dalam inti arahannya mengatakan, program ini telah berjalan sejak tahun 2016, yaitu program Gerakan Menghafal Alquran, satu hari satu ayat Al-qur’an se-Kabupaten Bireuen.
Alhamdulillah sejak tahun 2016 hingga sekarang sudah banyak hasil positif yang diperoleh anak-anak kita, salah satunya yaitu di SD Negeri 12 Bireuen ini.
Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dilaksanakan terus dan menjadi contoh sekolah-sekolah lain yang ada di Kabupaten Bireuen, dengan harapan murid yang diwisuda semangkin meningkat jumlahnya.
Disdikpora Bireuen, memberikan apresiasi kepada warga sekolah, orang tua murid dan guru pebimbing atas peran sertanya telah mendukung sepenuhnya kegiatan ini, kata Abdullah.
“Semoga dengan kegiatan ini, sebagai tambahan amalan bagi kita yang mendapat pahala yang setimpal dari Allah,” ujar Abdullah.
Sebelumnya, Kepala SDN 12 Bireuen, Ainiah S.Pd melaporkan, murid yang diwisuda hari ini berjumlah 10 orang wisudawan dan wisudawati, terdiri dari lima orang putra dan lima orang putri.
Program Tahfidz Al-Quran ini betujuan supaya murid-murid kita nanti sekurang-kurangnya menamatkan sekolah di SDN 12 sudah mempunyai bekal tidaknya mempunyai kemampuan menghafal Al-Quran.
Program yang digagas Ainiah S.Pd setelah dirinya dimutasi menjadi kepsek SDN 12 Bireuen ini, mendapat dukungan penuh dari wali murid, komite dan warga sekolah, meski tenaga yang tidak mencukupi karena sekolah ini adalah sekolah umum yang semuanya sudah diatur oleh pemerintah.
Namun kami punya tekad bahwa kami mampu untuk menjalankan program tersebut, meskipun masih banyak kekurangannya.
“Untuk menerapkan program Tahfidz Al-Quran ini dan membantu anak-anak kita semakin mantap, ini adalah tugas kita bersama yaitu Kepala sekolah para guru, para orang tua wali dan juga para stakeholder,” ujar kepala SD Negeri 12 Bireuen ini.
Untuk diketahui, anak-anak di sekolah, sudah terbiasa melaksanakan sholat dhuha sholat dzuhur bersama, bersedekah secara rutin setiap Jumat, ditambah lagi kalau ada musibah dan kegiatan keagamaan, pungkasnya.
Kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Quran 1 Juzz dirangkai dengan penyerahan hadiah berupa satu unit sepeda untuk peserta Tahfidz Al-Quran terbaik atas nama Dliya Shafa Ghitsa, kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, santunan anak yatim, Tausiah oleh Tgk Ismuhar dan bebagai kegiatan persembahan dari murid SDN 12 Bireuen yang bernuansa islami. (Herman Suesilo)










