Puluhan Guru Penggerak di Bireuen Ikuti Festival Panen Hasil Belajar

KABAR BIREUEN – Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D diwakili Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, S.H.,M.M membuka acara Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 “Festival Panen Hasil Belajar”.

Kegiatan yang diadakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh ini, berlangsung
di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Sabtu (2/12/2023).

Prosesi kegiatan dirangkai dengan penobatan puluhan guru penggerak dan belasan Pengajar Praktik.

Dalam sambutanya, Mulyadi mengatakan, guru merupakan garda terdepan Pendidikan oleh sebab itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencanangkan Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) untuk membentuk seorang tenaga pendidik menjadi pemimpin pembelajaran Abad 21.

Seorang Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh siswa secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada siswa.

Tentu calon guru penggerak sudah melalui program pendidikan guru penggerak selama 6 bulan baik pelatihan secara daring maupun melalui pendampingan secara luring dan lokakarya hasil setiap bulan.

Disebutkan, hari ini tentunya calon guru penggerak akan memamerkan hasil apa yang sudah dilakukan selama 6 bulan dalam mengikuti pendidikan guru penggerak.

“Alhamdulillah bapak ibu sudah berada di penghujung program yang tentunya tidak mudah untuk bapak ibu lalui, mulai dari seleksi, mengikuti pelatihan secara daring, pendampingan dan lokakarya. pasti ada hambatan-hambatan yang dilalui,” kata Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bireuen ini.

Hal ini agar bisa dijadikan pembelajaran dalam pengembangan diri, karena sudah dilatih untuk menjadi pemimpin pembelajaran.

Disebutkan, Permendikbud No. 40 Tahun tahun 2021 Penugasan guru sebagai kepala sekolah harus memiliki salah satu syarat yaitu sertifikat guru penggerak.

Oleh karena itu pemimpin sekolah, dalam berbagai literatur, disebut berperan besar dalam menentukan keberhasilan sekolah karena ia mempunyai tanggungjawab dalam mensinergikan berbagai elemen di dalamnya.

Seorang pemimpin sekolah yang berkualitas akan mampu memberdayakan seluruh sumber daya dan ekosistem sekolahnya hingga dapat bersatu padu menumbuhkan siswa-siswa yang berkembang secara utuh, baik dalam rasa, karsa, dan ciptanya.

“Tak dipungkiri, pemimpin sekolah merupakan salah satu aktor kunci dalam terwujudnya Profil Pelajar Pancasila (PPP),” ujarnya.

Untuk dapat menjalankan peran-peran tersebut, seorang pemimpin sekolah perlu mendapatkan Pendidikan yang berkualitas sebelum ia menjabat.

Program PPGP, sebagai bagian dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar episode kelima, didesain untuk mempersiapkan guru-guru terbaik di negeri ini untuk menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran.

Melalui berbagai aktivitas dalam pembelajaran PPGP, kandidat kepala sekolah masa depan diharapkan memiliki harapan besar agar lulusan PPGP dapat mewujudkan standar nasional Pendidikan untuk menjamin mutu Pendidikan di seluruh negeri ini, di mana keberpihakan pada siswa menjadi orientasi utamanya.

Transformasi Calon Guru Penggerak kini dinanti untuk menghasilkan berbagai inovasi, memberikan yang terbaik untuk pendidikan ini, dan selalu menjadi guru penggerak sejati.

Mengutip dari pidato Mentri Pendidikan “Nadiem Makarim” “Apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak”.

Oleh karena itu kami sangat berharap kepada yang sudah menjadi guru penggerak agar selalu dapat membuat perubahan sekecil apapun tidak lain dan tidak bukan dengan tujuan adalah terwujudnya transformasi pendidikan.

“Agar pendidikan khususnya Aceh Kabupaten Bireuen dan umumnya Indonesia akan menjadi lebih baik,’ tutupnya.

Sebelumnya Kacabdin Wilayah Bireuen Abdul Hamid S.Pd., M.Pd melaporkan, kegiatan ini merupakan kegiatan akhir dari sebuah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Di mana dalam sebuah program tersebut ada beberapa kegiatan dari lokakarya 1 sampai dengan lokakarya 6.

“Dan di lokakarya 7 ini adalah Panen Karya dari hasil kerja nyata dan karya nyata dari teman-teman calon guru penggerak,” katanya.

Disebutkan, para calon guru penggerak hari ini akan dinobatkan menjadi Guru Penggerak angkatan ke 8.

“Guru penggerak angkatan ke 8 tersebut berjumlah 64 orang,”

Guru penggerak tersebut terdiri dari jenjang SD berjumlah ada 14 orang, SMP 16, SMA 13 orang dan SMK 6 orang.

“Selain Guru Penggerak juga dinobatkan sebagai Pengajar Praktik (PP) berjumlah 13 orang, terdiri dari jenjang TK 1 orang, SD 4 orang SMP 1 orang, SMA 5 orang SMK 1 orang dan dari Almuslim 1 orang,” ujar Kacabdin Wilayah Bireuen.

Hadir dalam acara itu, antara lain, Unsur BGP Provinsi Aceh, Kepala dan Sekretaris Disdikbud Bireuen, sejumlah Kepala Sekolah, Ketua MKKS-SMK.

Kemudian, Kabid Pembinaan PAUD-PNF, Kabid Pembinaan SD, Kabid Pembinaan SMP, Kabid Pembinaan PTK, Pengawas Sekolah, Komunitas Belajar dan sejumlah undangan lainnya (Herman Suesilo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

KABAR POPULER

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie

0
KABAR BIREUEN, 0‎Pidie — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan, tidak ada kompromi dalam hal pemberantasan narkotika. Ia memastikan penindakan tegas akan dilakukan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...