Pulihkan Ketahanan Pangan Masyarakat, Mahasiswa Umuslim Manfaatkan Tanah Sedimen Banjir untuk Budidaya Padi dan Hortikultura dalam Polibag

KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, turun langsung membantu memulihkan ketahanan pangan warga terdampak banjir di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang. Melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026, mereka mengembangkan budidaya padi dan tanaman hortikultura menggunakan tanah sedimen banjir sebagai media tanam.

Program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian tersebut, salah satu upaya nyata membantu warga bangkit setelah lahan pertanian mereka terdampak banjir.

Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Halus Satriawan, S.P., M.Si, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan 50 mahasiswa dari empat program studi, yakni Agroteknologi, Agribisnis, Kehutanan, dan Ilmu Lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang didanai Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, untuk mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam upaya pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana,” ujar Halus Satriawan, Kamis (12/3/2026).

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa didampingi tiga dosen pembimbing, yakni Prof. Dr. Halus Satriawan, S.P., M.Si, Naya Desparita, S.P., M.Si, dan Khairunnisak, S.Pd., M.Pd. Program tersebut juga melibatkan kerja sama dengan Kelompok Tani Tamita Beuna serta Tim Penggerak PKK Gampong Cot Ara.

BACA JUGA: Inovasi Mahasiswa Umuslim, Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana

Koordinator mahasiswa, Desta, menjelaskan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperkuat ketahanan pangan keluarga setelah banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Kami mencoba menghadirkan solusi sederhana yang bisa langsung diterapkan oleh masyarakat,” kata Desta di sela kegiatan di Gampong Cot Ara.

Berbagai kegiatan dilakukan dalam program pengabdian tersebut, mulai dari pembangunan sarana air, penyemaian benih, budidaya tanaman pangan dan hortikultura, produksi pupuk organik, hingga pemasaran hasil pertanian.

Program diawali dengan koordinasi bersama perangkat desa dan kelompok masyarakat. Selanjutnya mahasiswa membangun sumur bor sebagai sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian sekaligus kebutuhan warga.

Foto bersama mahasiswa Umuslim dengan warga Gampong Cot Ara. (Foto: Dok. Umuslim)

Setelah sarana air tersedia, mahasiswa bersama masyarakat mengembangkan budidaya tanaman hortikultura seperti cabai, terong, tomat, pakcoy, serta padi gogo melalui penyemaian dan penyiapan media tanam yang memanfaatkan tanah sedimen banjir yang menutupi sawah warga.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan teknologi sederhana pembuatan pupuk cair organik dari bonggol pisang yang difermentasi. Pupuk tersebut digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanaman sekaligus dibagikan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat dapat memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di sekitar untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara ramah lingkungan,” ujar Desta bersama Raja, koordinator mahasiswa lainnya.

Tidak hanya fokus pada sektor pertanian, mahasiswa juga membantu perangkat desa melakukan pendataan warga terdampak banjir agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif.

Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menyambut baik program yang dilaksanakan mahasiswa dan dosen di Gampong Cot Ara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan implementasi nyata peran perguruan tinggi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

BACA JUGA: Solusi Air Bersih Pascabencana, Mahasiswa Umuslim Pasang Filter Air Siap Konsumsi untuk Warga Pante Lhong

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini mahasiswa dapat belajar langsung mengenai kondisi masyarakat pascabencana sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam program pemberdayaan masyarakat sangat penting karena mereka dapat menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

Program pemberdayaan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Selain menerima bantuan bibit tanaman, warga juga memperoleh pengetahuan baru mengenai teknik budidaya tanaman dan pemanfaatan pupuk organik.

Melalui program penguatan ketahanan pangan pascabencana ini, masyarakat Gampong Cot Ara diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengembangkan kegiatan pertanian secara mandiri dan berkelanjutan. (Red) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya, Ini Juara Karnaval HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Pemerintah Kabupaten Bireuen (Pemkab) melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen mengelar Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya dalam rangka menyemarakan...

Bupati Bireuen Bubarkan Paskibraka 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar malam resepsi dan pembubaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 dalam rangka Hari Ulang...

Perkuat Gerbang Pembayaran Nasional, BSI Luncurkan Hasanah KKI Card

0
KABAR BIREUEN, ‎Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai solusi pengelolaan finansial yang aman,...

Rumah Warga Mata Ie Ludes Terbakar, Ketua PMI Bireuen Langsung Salurkan Bantuan Masa Panik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., turun langsung mengantarkan bantuan masa panik kepada warga...

Dilepas Bupati Mukhlis, Pawai Budaya HUT ke-81 RI di Bireuen Meriah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen setempat menggelar Festival Pawai Budaya. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Bubarkan Paskibraka 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar malam resepsi dan pembubaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 dalam rangka Hari Ulang...

Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya, Ini Juara Karnaval HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Pemerintah Kabupaten Bireuen (Pemkab) melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen mengelar Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya dalam rangka menyemarakan...

Dilepas Bupati Mukhlis, Pawai Budaya HUT ke-81 RI di Bireuen Meriah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen setempat menggelar Festival Pawai Budaya. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari...

Anggota Paskibraka Bireuen 2026 Sukses Laksanakan Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 telah sukses dan tuntas mengemban tugas mulia mengibarkan serta menurunkan Bendera Merah...

Rumah Warga Mata Ie Ludes Terbakar, Ketua PMI Bireuen Langsung Salurkan Bantuan Masa Panik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., turun langsung mengantarkan bantuan masa panik kepada warga...