Minggu, 28 Juni 2026

Inovasi Mahasiswa Umuslim, Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana

KABAR BIREUEN, Peusangan – Mahasiswa dan dosen Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengembangkan aplikasi pendataan tanggap darurat bencana berbasis digital yang mampu mempercepat pengumpulan dan penyajian informasi kondisi korban serta kebutuhan masyarakat secara real-time. Inovasi ini bahkan telah diuji coba di Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, salah satu desa yang terdampak parah banjir pada akhir 2025 lalu.

Pengembangan aplikasi tersebut merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak 2026 yang dilaksanakan mahasiswa Umuslim di Gampong Pante Lhong. Program ini mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bentuk dorongan terhadap inovasi mahasiswa yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sistem pendataan bencana ini dirancang untuk mempercepat proses pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data kondisi darurat secara digital dan terintegrasi. Aplikasi tersebut telah diserahkan kepada perangkat desa Gampong Pante Lhong dan diterima langsung keuchik setempat, Murizal Haryanto, Minggu (8/3/2026).

Pengembangan inovasi ini digerakkan mahasiswa Umuslim di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Imam Muslem R, M.Kom, Zulkifli, M.Kom, dan Dr. Cut Azizah, MT. Meski masih ada beberapa fitur yang terus disempurnakan, sistem tersebut sudah dapat digunakan oleh masyarakat dan perangkat desa.

BACA JUGA: Solusi Air Bersih Pascabencana, Mahasiswa Umuslim Pasang Filter Air Siap Konsumsi untuk Warga Pante Lhong

“Walaupun masih ada beberapa item yang sedang disempurnakan, secara proses aplikasi ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat dan perangkat desa,” kata Dr. Imam Muslem R., M.Kom didampingi Zulkifli, M.Kom.

Selain membangun sistem, tim juga menggelar pelatihan bagi perangkat desa dan relawan lapangan agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam situasi darurat.

“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan melakukan input data korban, kondisi wilayah terdampak, serta kebutuhan prioritas masyarakat secara mandiri dan real-time,” jelas Imam.

Keuchik Pante Lhong, Murizal Haryanto,  sedang berdiskusi saat launching aplikasi tersebut. (Foto: Dok. Umuslim)

Aplikasi ini memungkinkan seluruh data lapangan terintegrasi dalam satu sistem digital yang dapat diakses secara luas. Informasi yang terkumpul kemudian divisualisasikan dalam bentuk infografis interaktif sehingga masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan dapat memantau situasi bencana dengan cepat dan akurat.

Melalui dashboard analitik, pengguna dapat melihat berbagai ringkasan data penting seperti sebaran warga terdampak, kondisi kesehatan masyarakat, tingkat kebutuhan prioritas, dampak kerusakan rumah, kebutuhan mendesak di lapangan, kondisi penyintas disabilitas, jenjang pendidikan warga terdampak, hingga komposisi jumlah anggota keluarga.

Menurut Imam, sistem ini dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data selama masa tanggap darurat.

“Pendataan manual sering memperlambat distribusi bantuan. Dengan sistem digital ini, data lapangan dapat langsung terintegrasi dan divisualisasikan secara informatif sehingga respons penanganan bencana menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

BACA JUGA: Mahasiswa Jepang Turun ke Lokasi Terdampak Banjir di Bireuen, Kolaborasi Umuslim–NGU Wujudkan Solidaritas Global

Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, mengapresiasi kontribusi dosen dan mahasiswa yang telah menghadirkan solusi teknologi bagi masyarakat terdampak bencana.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan riset, tetapi juga penggerak solusi nyata bagi persoalan kemanusiaan. Kami bangga atas dedikasi dosen dan mahasiswa Umuslim yang bekerja langsung bersama masyarakat,” ungkapnya.

Harapannya, aplikasi pendataan ini dapat diterapkan sebagai model transformasi digital penanganan bencana berbasis komunitas di daerah terdampak bencana. (Red)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...

Sekda Aceh Terima Audiensi Mahasiswa, Paparkan Capaian dan Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir menerima audiensi sekitar 15 mahasiswa dari berbagai kampus di Posko Penanggulangan Bencana Kantor...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

PSSB Bireuen U-12 Tampil Gemilang di Laga Perdana Festival Piala Presiden, Tekuk SSB Bijeh...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PSSB U-12 mengawali kiprahnya di Festival Piala Presiden RI 2026 dengan hasil gemilang. Tim asal Kabupaten Bireuen itu menundukkan...

Target Juara, PSSB Bireuen U-12 Bertolak ke Banda Aceh Ikuti Festival Sepak Bola Piala...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim sepak bola PSSB Bireuen U-12 resmi dilepas keberangkatannya menuju Banda Aceh untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden U-12...

Dokumen Sudah Lengkap, HRD Kembali Ajukan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim ke Menteri...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), kembali memperjuangkan pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Almuslim...