Sabtu, 27 Juni 2026

Prof. Dr. Farid Wajdi Apresiasi Langkah Abu Mudi dalam Pengembangan Pengajian Tastafi

KABAR BIREUEN-Sosok Prof. Dr. Farid Wajdi,  MA tampil dengan semangat berapi-api dan ciri khasnya yang unik plus bahasa Aceh yang kental saat memberikan kata sambutan di Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga dalam sidang senat terbuka wisuda angkatan ke-VII  bertempat di dayah Jami’ah Al-Aziziyah Batee Iliek, Samalanga, Bireuen, Senin, (14/5/2018).

Ia dalam orasinya mengapresiasi IAI Al-Aziziyah Samalanga dan Kopertais Aceh mendorong sepenuhnya untuk lahirnya program pascasarjana terlebih saat ini di Aceh sudah ada 34 perguruan tinggi swasta dan lebih banyak berkonsentrasi di lingkungan dayah.

“Aceh saat ini telah berdiri 34 perguruan tinggi agama Islam swasta dan mayoritas berkampus di bawah lembaga pendidikan dayah. Kami sangat mendukung dan mendorong sepenuhnya lahir program pascasarjana di IAI Al-Aziziyah Samalanga, ” katanya yang juga Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu.

Farid Wajdi juga mengungkapkan rendahnya masyarakat Indonesia yang belajar di perguruan tinggi bahkan angka produktifpun sangat rendah dan ini sangat berbeda dengan negara maju di dunia.

“Berdasarkan hasil survei hanya 8,7 persen rakyat Indonesia kuliah, ini ditindai rendahnya kualitas pendidikan rakyat Indonesia. Sedangkan usia kuliah hanya sekitar 30 persen usia aktif yang mengencam kuliah. Ini berbeda dengan bangsa maju sekitar 80 persen kuliah,” lanjutnya dengan gaya berapi dan sesekali para wisudawan dan wisudawati serta undangan lainnya ikut tertawa lepas dengan penyampaiannya yang unik.

Prof. Farid mengapresiasi langkah dan gebrakan Al-Mursyid Abu Mudi didunia pendidikan dengan mendirikan perguruan tinggi dengan integritas ilmu juga kiprahnya didunia dakwah dengan pengajian dan zikir Tastafi yang sudah berkembang saat ini.

“Keberhasilan Abu Mudi dalam mengintegrasikan ilmu dan berkembangnya pengajian Tastafi sebuah langkah maju dan saya sangat mengapresiasinya,” papar putra kelahiran Aceh Besar itu.

Guru besar UIN itu mengilustrasikan kalau di Jepang ada sebuah organisasi bernam Wusido dengan menanamkan kepada anggotanya lima prinsip dasar disiplin jujur, berani,  kerja keras, setia kawan mampu menjadi organisasi yang mampu memajukan masyarakat Jepang dan berharap Tastafi juga demikian.

“Dalam Wusido ada 5 prinsip dasar mampu memajukan masyarakat Jepang.

Hendaknya Tatsafi juga demikian dalam mengembangkan Aceh khususnya dan Indonesia dalam mengembangkan syariat islam dan pendidikan,” pinta sang doktor alumni Universitas SAINS Malaysia itu. (Helmi Abu Bakar/ Kabid Publikasi IAI Al Aziziyah Samalanga)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...

Sekda Aceh Terima Audiensi Mahasiswa, Paparkan Capaian dan Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir menerima audiensi sekitar 15 mahasiswa dari berbagai kampus di Posko Penanggulangan Bencana Kantor...

PSSB Bireuen U-12 Tampil Gemilang di Laga Perdana Festival Piala Presiden, Tekuk SSB Bijeh...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PSSB U-12 mengawali kiprahnya di Festival Piala Presiden RI 2026 dengan hasil gemilang. Tim asal Kabupaten Bireuen itu menundukkan...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Dokumen Sudah Lengkap, HRD Kembali Ajukan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim ke Menteri...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), kembali memperjuangkan pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Almuslim...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

PSSB Bireuen U-12 Tampil Gemilang di Laga Perdana Festival Piala Presiden, Tekuk SSB Bijeh...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PSSB U-12 mengawali kiprahnya di Festival Piala Presiden RI 2026 dengan hasil gemilang. Tim asal Kabupaten Bireuen itu menundukkan...