KABAR BIREUEN- Sebanyak 1.025 peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer berasal dari 11 SMK dalam Kabupaten Bireuen akan mengikuti Ujian Nasional selama 4 hari di sekolahnya masing-masing, 2-5 April 2018 mendatang.
Kecuali siswa SMKN 1 Simpang Mamplam dengan jumlah pesertanya 16 orang terdiri 12 peserta putera dan 4 peserta puteri UNBK akan bergabung ke SMAN 1 Pandrah.
Sementara 7 peserta siswa SMKS ASD Foundation terdiri dari 2 peserta putera dan 5 peserta puteri akan berabung ke SMKS Muhammadiyah Bireuen.
Kepala SMKN 1 Bireuen, M Yusuf, S Pd (foto) selaku Ketua MKKS SMK Kabupaten Bireuen didampingi Wakil Kasek Bidang Kurikulum SMKN-1 Bioreuen Feri Irawan, SSi M Pd menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Senin (19/3/2018).
Dikatakan, peserta UNBK SMKN 1 Bireuen tahun pelajaran 2017-2018 sebanuyak 333 orang terdiri dari 310 putera dan 23 puteri meningkat dibandingkan dengan peserta UNBK tahun ajaran 2016-2017 sebanyak 274 orang.
Peserta UNBK SMK lainnya, SMKN- Peusangan, 267 orang terdiri dari 46 putera dan 221 puteri.
Kesemua peserta UNBK sudah mengikuti gladi bersih simulasi, di SMKN 1 Bireuen selama 3 hari, 5-7 Maret 2018 dan Ujian Kompetnsi Keahlian (UKK) 19/2 – 10/3-2018) sebagai persiapan untuk mengikuti UNBK Utama tanggal 2-5 April 2018 mendatang.
“UNBK di SMKN 1 Bireuen yang memiliki 10 kompetensi keahlian, masing-masing, Teknik Kenderaan Ringan, Teknik Audio Video, teknik konstruksi kayu, teknik konstruksi batu dan beton, teknik gambar bangunan, teknik instalasi pemanfaatan tenaga listrik, teknik pendingin dan tata udara,teknik computer dan Jaringan, teknik permesinan dan teknik Pengelasan,” rincinya.
Selain itu ada empat sekolah UNBK dipusatkan di SMKN 1 Bireuen masing-masing MAS Azzahrah Juli sebanyak 148 siswa peserta, MAS Juli 33 peserta, MAS Darussakdah Cot Bada Peusangan 34 peserta akan belangsung 9-12 April 2018. MTs Azzahrah Juli 226 peserta akan berlangsung 16-19 April 2018.
Menurut Wakasek Bidang Kurikulum, Feri Irawan, SSi, M Pd, SMKN 1 Bireuen memiliki 4 laboratorium, masing-masing laboratorium tersedia 28 unit komputer.
Kendala yang dialami SMKN 1 Bireuen dalam mengahadapi UNBK April mendatang masih mengalami kekurangan 30 unit komputer karena dalam tahun 2018 belum ada bantuan komputer.
“Kendala ini sudah berhasil diatasi dengan solusinya pinjam pakai komputer pribadi guru dan siswa. Sementara kendala lainnya, kondisi listrik di Bireuen belum normal, diharapkan selama UNBK nanti bisa normal agar UNBK tidak terganggu,” harap Feri Irawan. (Abu Iskandar).










