Senin, 29 Juni 2026

Pers Bukan Corong, Pemerintah Bukan Anti-Kritik

Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen

HARI Pers Nasional 9 Februari 2026 menjadi ruang refleksi bersama, bukan hanya bagi insan pers, tetapi juga bagi pemerintah daerah yang kerap menjadi objek utama pemberitaan. Tulisan editorial redaksi Kabar Bireuen berjudul “Pers Bukan Corong Kekuasaan” patut diapresiasi sebagai penegasan posisi etik pers dalam demokrasi lokal: berdiri independen, kritis dan berpihak pada kepentingan publik.

Dari sudut pandang penguasa atau pemerintah daerah, media tidak seharusnya dipahami sebagai alat legitimasi kekuasaan, apalagi sebagai perpanjangan lidah birokrasi. Media adalah ruang publik. Di sanalah kebijakan diuji nalar publiknya, diuji dampaknya, dan diuji keberpihakannya. Pemerintah yang dewasa secara demokratis akan membaca kritik pers sebagai bagian dari mekanisme koreksi, bukan sebagai serangan personal atau upaya menjatuhkan wibawa.

Dalam praktik pemerintahan daerah, relasi dengan media memang tidak selalu berada pada garis yang nyaman. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi publik, program pembangunan dan capaian kinerja. Namun pada saat yang sama, media memiliki mandat etik untuk menjaga jarak kritis dari kekuasaan. Ketegangan ini adalah konsekuensi alami dari demokrasi, bukan gangguan yang harus diredam.

Persoalan mulai muncul ketika kritik dipersepsikan sebagai sikap permusuhan, atau ketika media diperlakukan sebatas mitra publikasi. Dalam situasi seperti itu, kekuasaan sering tergoda untuk mengatur narasi, memilih media yang “ramah”, atau membangun hubungan yang transaksional. Padahal, di situlah justru fungsi kontrol pers berisiko melemah dan ruang publik kehilangan daya kritisnya.

BACA JUGA: Pers Bukan Corong Kekuasaan

Di tingkat lokal seperti Kabupaten Bireuen, pers daerah memiliki peran yang jauh lebih strategis dibanding sekadar pelapor peristiwa. Pers lokal hidup di tengah masyarakat yang sama, memahami denyut persoalan warga, dan menyaksikan langsung dampak kebijakan. Karena itu, kritik media lokal sering kali lahir dari kedekatan sosial, bukan dari niat mengganggu stabilitas. Pemerintah daerah yang cerdas akan membaca kritik tersebut sebagai sinyal awal, bukan sebagai ancaman.

Di sisi lain, pers daerah juga memikul tanggung jawab besar. Independensi tidak boleh bergeser menjadi keberpihakan emosional atau kepentingan kelompok. Kritik jurnalistik harus dibangun di atas verifikasi, data dan etika profesi. Ketika pers bekerja secara profesional, maka pemerintah daerah berkewajiban menghormatinya, membuka akses informasi dan merespons secara argumentatif serta substantif.

Editorial Kabar Bireuen menegaskan bahwa pers bukan corong pemerintah. Pemerintah daerah yang demokratis sejatinya juga tidak membutuhkan corong. Yang dibutuhkan adalah mitra kritis yang jujur, berani dan bertanggung jawab. Sebab, kekuasaan yang alergi kritik hanya akan melahirkan kepatuhan semu, bukan kepercayaan publik.

Hari Pers Nasional semestinya menjadi titik temu etis: pers menjaga independensi dan integritasnya, pemerintah daerah menjaga keterbukaan dan kedewasaan berkuasanya. Dari relasi yang setara dan kritis itulah demokrasi lokal bertumbuh dan kepentingan masyarakat benar-benar menjadi pusat dari seluruh kerja kewartawanan dan pemerintahan. [*]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...