KABAR BIREUEN-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021, di Kabupaten Bireuen dibagi empat jalur, yaitu zonasi, prestasi afirmasi dan perpindahan orang tua dengan sistem online.

Empat jalur tersebut baru diterapkan pada ajaran kali ini, sesuai Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dibagi empat jalur, yaitu, Zonasi 50 persen, Prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen dan perpindahan 5 persen

Hal itu dikatakan Kepala Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Drs Muhammad Nasir, MPd didampingi Kabid Pembinaan SMP Zamzami S.Pd dan Kabid Pembinaan SD, Alfian M.Pd, dalam pertemuan dengan para wartawan di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Disdikbud Bireuen, Jumat (5/6/2020) pagi.

Dalam pelaksanaan Penerimaan siswa baru diterapkan untuk Sekolah Dasar Negeri ( SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Bireuen, mulai 8-20 Juni 2020.

Aturan itu ditetapkan agar semua sekolah di berbagai gampong dan kota, termasuk di lokasi terpencil, sehingga murid atau siswa merata sekolah.

Sistem zonasi berdasarkan lokasi tempat tinggalnya di areal dekat sekolah yang didaftarkan.

“Wali murid yang tidak berdomisili di dekat lingkungan sekolah yang didaftar masih bisa memasukkan anaknya ke sekolah pilihan berdasarkan berpresti, baik akademik,  bidang olah raga. Bidang Seni Budaya dan Keagamaan, yaitu FL2SN, Pentas PAl, MTQ,Tahfidzul Qur’an, Kejuaraan Pramuka,Lomba siswa prestasi akademik dan atau non akademik (siswa teladan). Jadi siswa berprestasi tingkat kabupaten dapat memilih sekolah yang diinginkan,” jelas Muhammad Nasir.

Sementara jalur afirmasi disediakan untuk siswa yang menerima program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah, misalnya Kartu lndonesia Pintar (KlP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Program Keluarga Harapan (PKH).

Sedangkan perpindahan orang tua, karena pindah tugas atau pindah domisili pada suatu wilayah dengan dibuktikan surat pindah kedua orangtuanya pada satu tempat dan wali murid atau warga masyarakat juga berkesempatan boleh memilih sekolah dimana tempat tugas orang tuannya.

Muhammad Nasir berharap semua wali murid maupun siswa atau murid, yang mau ikut mendaftar anaknya pada sekolah jenjang pendidikan ini.

“Ikuti aturan main sesuai aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru Jenjang SD dan jenjang SMP, agar siswa dapat tercatat di aplikasi tersebut,” harapnya.(Ihkwati)

 

BAGIKAN