KABAR BIREUEN – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyerahkan hasil pembangunan dua tower, yaitu Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) untuk Universitas Almuslim (Umuslim) dan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen pada waktu berbeda.
Rusunawa untuk Umuslim Peusangan, Bireuen, Provinsi Aceh, diserahterimakan oleh Kementerian PUPR tahun 2019 lalu. Sementara untuk UNIKI Bireuen, bangunan yang memiliki 43 kamar itu diserahterimakan di Kampus UNIKI, kawasan Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin (30/8/2021).
Penandatanganan berita acara serah terima Rusunawa dilakukan oleh Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh, Diaz Rossano, ST., MT dengan Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si dan disaksikan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera I, Teuku Faisal Riza, ST., MT.
Acara penyerahan Rusunawa tersebut dirangkai dengan peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) dan penanaman pohon serta penyerahan peneng penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2021 untuk masyarakat sembilan kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
Terkait Rusunawa UNIKI yang diserahterimakan itu, tidak terlepas dari peran Amiruddin Idris selaku Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen.
Demikian juga Rusunawa Umuslim yang lebih dulu rampung dan diserahterimakan pada tahun 2019 lalu, Amiruddin Idris juga punya andil besar memperjuangkan sarana yang membutuhkan anggaran puluhan miliar rupiah itu.

“Untuk Umuslim tahun 2018 dimulai pembangunannya, dan diserahterimakan tahun 2019. Sedangkan untuk UNIKI pembangunannya dimulai tahun 2020 dan baru diserahterimakan hari ini,” ungkap Amiruddin Idris kepada Kabar Bireuen seusai serah terima Rusunawa tersebut.
Menurut Amiruddin, dengan adanya Rusunawa di UNIKI ini, akan sangat membantu mahasiswa dari luar Kabupaten Bireuen yang membutuhkan tempat tinggal selama mengikuti kuliah.
“Manfaatnya, memudahkan dan meringankan biaya bagi mahasiswa yang membutuhkan tempat tinggal atau rumah kost,” katanya.
Sementara Rektor UNIKI, Prof. Dr. H. Apridar, SE., M.Si dalam sambutannya menyebutkan, UNIKI hadir didasarkan pada kebutuhan masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi yang dapat dijangkau dan dibutuhkan masyarakat, untuk percepatan membangun daerah, khususnya Kabupaten Bireuen.
Selaku pimpinan, ia sangat mengapresiasi pembangunan rumah susun di kampus UNIKI oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera I dan Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh.

“Rumah Susun ini digunakan untuk menunjang peningkatan pendidikan yang akan segera digunakan oleh mahasiswa, terutama bagi mahasiswa dari luar kota Bireuen,” kata Prof. Apridar.
Dijelaskannya, Rusunawa yang dibangun setinggi tiga lantai itu, memiliki jumlah hunian sebanyak 43 unit. Dapat menampung sekitar 240 mahasiwa yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Diharapkan, mampu meningkatkan semangat belajar bagi generasi muda Indonesia.
“Dengan serah terima pengelolaan ini, maka secepatnya bangunan rumah susun ini dapat digunakan oleh adik-adik mahasiswa. Kami berkomitmen untuk menjaga dan mengelola bangunan rusun ini dengan baik. Sehingga, dapat dimanfaatkan dan difungsikan dengan semestinya,” pungkas mantan Rektor Unimal Lhokseumawe ini.
Acara Hapernas yang dirangkai dengan beberapa agenda lainnya, turut dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) Drs. H. Anwar Idris, Bupati Bireuen yang diwakili Sekda Bireuen, Ir. Ibrahim, M.Si, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf. Zainal Abidin Rambe, Wakapolres Bireuen, Kompol Adli, Ketua Mahkamah Syariah Bireuen, anggota DPRK Bireuen dan sejumlah Kepala SKPK lingkungan Pemkab Bireuen. (Rizanur)










