Rumah KPB ke 13 milik Warga miskin di Desa Bireuen Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang Bireuen mulai dikerjakan

KABAR BIREUEN– Rumah berukuran 3×3 meter beratap daun rumbiah, berdinding tepas dan berlantai tanah itu sudah dibongkar dan kini pondasi untuk rumah barupun sudah dikerjakan.

Bahan bangunan juga sebagian telah sampai ke lokasi untuk segera untuk dibangun rumah ke 13 Kami Peduli Bireuen (KPB).

Rumah yang ditempati keluarga Safruddin dan Nur Afni bersama dua anaknya yang masih kecil  tersebut berlokasi di Dusun Teungku Di Ibu, Desa Bireuen Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, memang sangat memprihatinkan.

Safruddin yang akrab disapa Feri merupakan buruh bangunan yang penghasilannya tak menentu, sehingga dia tak sanggup membeli lahan atau membangun rumah layak huni untuk keluarganya.

KPB dibawah koordinator Deni Putra sebelumnya sudah beberapa kali mengunjungi keluarga tersebut dan memberikan bantuan sembako, susu, pampers, dan kebutuhan lainnya untuk mereka.

Melihat kondisi rumah yang tak layak huni tersebut, KPB kemudian memutuskan untuk membangun rumah untuk keluarga tersebut, yang dananya berasal dari dermawan dan donatur KPB.

Deni Putra kepada Kabar Bireuen, Rabu (13/5/2020) menyebutkan, rumah itu rencana awal cuma direhab karena dibangun di atas tanah desa atau tanah wakaf, namun karena  rumah tersebut benar-benar tak layak lagi, maka diputuskan untuk membangun baru.

Koordinator KPB bersama relawan dan donatur menijau lokasi pembangunan rumah KPB ke 14 milik Aisyah di Cot Puuk Gandapura

Hari ini pondasi sudah selesai dibangun dan dilanjutkan pengerjaan kerangka untuk rumah berukuran 4×6 meter persegi itu,” sebutnya.

Untuk pembangunan rumah tersebut, sudah ada bantuan  dari donatur berupa  20 seng , 5 zak semen, 2 seng rabong, 1 kotak paku.

“Sementara kebutuhan lainnya  berupa triplek 10 lembar, paku, serta kayu  10 batang kita ambil dari kas KPB. Rumah rehab ini merupakan rumah ke 13 KPB, setelah sebelumnya kita telah membangun dan merehab 12 rumah,” ungkap Deni.

Meski dalam kondisi yang saat ini sedang musim hujan, Deni bertekad tetap akan melanjutkan pembangunan rumah tersebut sampai selesai dan bisa segera ditempati kembali oleh Feri dan keluarganya

KPB juga akan segera membangun rumah untuk Aisyah di Cot Puuk Gandapura, yang rumahnya roboh beberapa waktu laly akibat diterjang angin kencang.

“Rumah tersebut akan jadi rumah ke 14 yang dibangun KPB. Hari ini kita sudah tinjau lokadi, sudah memanggil tukang, jadi besok atau lusa langsung dikerjakan,” pungkasnya. (Ihkwati)

 

BAGIKAN