KABAR BIREUEN – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Jenjang SMK (MKKS-SMK) Kabupaten Bireuen menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Pramuka 2023 dengan tema “Kemah Kejuruan”.
Kegiatan yang dipelopori oleh Pramuka SMKN 1 Bireuen dilaksanakan di Bumi Perkemahan SMKN 1 Bireuen, pada Sabtu dan Minggu (11-12/11/2023).
Giat Persami Pramuka ini melibatkan sekira 200 personil penegak Putra/Putri dari delapan SMK Negeri dan Swasta yang tergabung dalam MKKS-SMK Kabupaten Bireuen.
Disela-sela kegiatan Minggu (12/11) panitia kegiatan, Rahmad Hidayat dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen menjelaskan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati hari Pahlawan 2023.
Selain itu, meningkatkan silaturahmi dan komunikasi antar anggota pramuka dan sekolah khususnya SMK yang tergabung dalam MKKS-SMK Kabupaten Bireuen.
Disebutkan, kedelapan SMK yang ikut serta pada Persami Pramuka ini, yaitu SMKN 1 Bireuen, SMKN 1 Gandapura, SMKS ASD Foudation, SMKN 1 Peusangan, SMK-PP Bireuen, SMKN 1 Jeunib, SMKN 1 Simpang Mamplam dan SMKN 2 Peusangan.
Dijelaskan, ada sejumlah kegiatan yang diadakan pada kemah pramuka ini, diantaranya Games, Api Unggun, Tandu, P3K, Semaphore, Panorama, Bivag, PBB dan sejumlah kreatifitas lainnya.
“Semoga kegiatan ini dapat memotivasi para siswa anggota pramuka agar terus aktif dalam kegiatan pramuka dan diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut kedepannya,” ungkap Rahmad Hidayat.
Terpisah Ketua MKKS-SMK Bireuen, Muhammad Yusuf, S.Pd, menyampaikan apresiasi terhadap peserta dan pihak sekolah yang telah ikut berpartisipasi pada kegiatan Kemah Kejuruan Persami Pramuka ini.
“MKKS-SMK Kabupaten Bireuen menyambut baik dengan terselenggaranya kegiatan Persami Pramuka tahun ini yang dipelopori oleh Pramuka SMKN 1 Bireuen, mengingat kegiatan seperti ini sudah lama ditiadakan karena pandemi,” sebutnya.
Diharapkan dengan ajang Persami ini, para pelaku pramuka baik siswa maupun guru dapat mempererat tali silaturrahmi dan persaudaraan antar sesama SMK.
“Melalui kemah pramuka ini diharapkan juga para peserta dapat menambah wawasan, kedisiplinan dan tanggung jawab, kemandirian serta mencetak mental,” ujar Muhammad Yusuf yang juga sebagai Kepala SMKN 1 Bireuen. (Herman Suesilo)












