KABAR BIREUEN – Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, melibatkan unsur perempuan sebagai tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) Tahun 2018.
Keterlibatan perempuan dalam penyusunan RKPG tersebut, dianggap penting oleh aparatur gampong setempat.
Keuchik Meunasah Asan, Nasruddin Yusuf, menyampaikan alasan dilibatkannya perwakilan perempuan, tidak lain untuk memberi ruang partisipasi dan memastikan suara mereka masuk dalam RKPG.
Hal tersebut sudah diwacanakan oleh Nasruddin sejak dilaksanakannya Musrenbang perempuan beberapa waktu lalu.
“Seluruh unsur masyarakat harus dilibatkan dalam penyusunan RKPG, mengingat hasil dari rancangan tersebut untuk kepentingan masyarakat juga. Tidak hanya aparatur atau kaum laki-laki saja yang kita libatkan, namun perempuan juga punya hak untuk mengetahui dan menyumbang aspirasinya dalam perencanaan pembangunan gampong,” jelas Nasruddin kepada jurnalis warga, Jumat (3/11/2017).
Inisiatif dari pelibatan perempuan juga sebagian dari intervensi program TAF SAPP, yang selama ini telah melakukan pembinaan di Gampong Meunasah Asan. Relawan dan jurnalis warga menjadi corong desa untuk melakukan perubahan yang baik bagi desa.
Sementara itu, perwakilan perempuan dari kelompok PKK Maryati Syafi’i, merasa bangga karena bisa ikut serta dalam proses penyusunan RKPG Meunasah Asan. Menyambung suara dari kaum perempuan, dia memiliki kesempatan untuk memastikan, seperti usulan biaya sekolah anak dari keluarga kurang mampu dalam RKPG 2018.
“Saya merasa senang, dan ini merupakan pengalaman pertama sebagai perwakilan perempuan yang terlibat langsung dalam tim penyusunan RKPG,” ungkapnya. (Jurnalis Warga/Luttoifah)









