Meunasah Asan Bentuk Petugas Registrasi Gampong

KABAR BIREUEN-Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen membentuk petugas registrasi legal indentitas, pada 17 Juni 2017 lalu.

Setelah petugas tersebut dibentuk oleh aparatur gampong, maka pada 10 Juli 2017, masing-masing kepala dusun mulai bergerak untuk mendata masyarakat yang belum lengkap administrasi kependudukannya.

Mulai dari KTP, KK, buku nikah, akta lahir sampai akta kematian, menjadi fokus utama yang dibebankan kepada petugas registrasi gampong.

Busairi (26), yang sebelumnya menjabat sebagai ketua karang taruna, sekarang bertambah wewenang sebagai petugas registrasi gampong. Setiap berkas administrasi kependudukan yang dikumpulkan oleh masing-masing kepala dusun, diserahkan kepadanya. Selanjutnya, Busairi lah yang mengurusnya ketingkat kecamatan dan kabupaten.

“Alhamdulillah, saya dipercaya sebagai petugas registrasi oleh aparatur gampong untuk mengurus segala urusan administrasi masyarakat. Jika ada masyarakat yang belum mimiliki KTP, KK, dan lainnya, maka sudah menjadi tugas saya untuk membantu mengurusnya” ungkap Busairi kepada jurnalis warga, (5/8/2017)

Dikatakannya, meskipun sedikit lelah karena beberapa kendala yang dihadapi seperti kurangnya kerjasama masyarakat, terlebih lagi banyak kesalahan dalam adminduk yang dimiliki warga selama ini, namun Busairi harus bekerja lebih keras.

“Sebagai petugas registrasi sebenarnya sangat melelahkan, apalagi masyarakat kurang kerja sama dan banyak KTP, KK dan akta kelahiran yang salah, sehingga harus diperbaiki ulang sekitar 80 persen,” jelasnya.

Keuchik Gampong Meunasah Asa, Nasruddin kepada jurnalis warga, (6/8/2017), menyebutkan, alasan pembentukan petugas registrasi tersebut adalah untuk memudahkan bagi masyarakat yang ingin mengurus segala keperluan administrasi kependudukan.

”Karena jika masyarakat ke kabupaten terlalu jauh dan menghabiskan banyak dana, maka sekarang cukup mereka menyerahkan berkasnya di petugas saja, dan selanjutnya mereka bisa menerima kembali saat sudah siap,” sebutnya.

Selain itu, Nasruddin juga menuturkan, tujuan dibentuknya petugas registrasi, yaitu demi terwujudnya gampong Mandiri, Madani, Sejahtera dan berprestasi sebagaimana yang tersebut dalam visi dan misi gampong. Serta, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Harapan Keuchik beserta aparatur lainnya, pada Tahun 2018, Gampong Meunasah Asan mampu mencapai target 90 persen lebih untuk legal identitas bagi seluruh masyarakatnya. Untuk anggaran pembentukan dan pelaksanaan kegiatan registrasi gampong, telah dianggarkan Rp 10 juta Dana Desa melalui APBG tahun 2017.( Haryanti/ Luttoifah dan M. Yani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Fraksi Golkar Pertanyakan Alasan Penurunan Target PAD di Raqan Perubahan APBK Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Fraksi Partai Golkar DPRK Bireuen mempertanyakan alasan Pemkab Bireuen menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber pajak daerah maupun...

Kuliah Umum Penjas FKIP UNIKI, Bekali Mahasiswa Kompetensi Pedagogik Sebelum Terjun ke Sekolah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), dibekali pemahaman tentang...

Mobil EV Semakin Diminati Anak Muda, BSI Hadirkan Pembiayaan Terjangkau ‎

0
‎‎KABAR BIREUEN, Jakarta - Tren penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) terus meningkat. Khususnya di kalangan generasi muda yang semakin peduli terhadap efisiensi,...

Perluas Jejaring Akademik Global, Dosen dan Mahasiswa Jadi Co-Host Seminar Internasional

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Lima sivitas akademika Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Aceh, mendapat kepercayaan menjadi co-host dalam seminar internasional yang mempertemukan akademisi...

Kalahkan Juara Bertahan, Mahasiswa UNIKI Yukai Prihatin Martin Rebut Sabuk Juara Kick Boxing KX1...

0
KABAR BIREUEN, Dumai — Prestasi membanggakan ditorehkan Yukai Prihatin Martin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam...

KABAR POPULER

Wabup Bireuen Sampaikan Raqan APBK-P Tahun 2026, Pendapatan Bertambah Jadi Rp1,85 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menggelar Pembukaan Rapat Paripurna I Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 dalam rangka penyampaian dan pembahasan...

Pemkab Bireuen Beri Penghargaan SAKIP dan Apresiasi Pembangunan ZI 2026, Ini Penerimanya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Apresiasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) tahun 2026...

Piala Bupati Bireuen, Tim Kecamatan Kuala Menang 2-0 atas Kecamatan Peusangan Siblah Krueng

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sepak Bola Kecamatan Kuala meraih kemenangan 2-0 atas Kecamatan Peusangan Siblah Krueng pada laga perdana Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu, akan Terima Rp300 Ribu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan...

Fraksi Golkar Pertanyakan Alasan Penurunan Target PAD di Raqan Perubahan APBK Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Fraksi Partai Golkar DPRK Bireuen mempertanyakan alasan Pemkab Bireuen menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber pajak daerah maupun...