KABAR BIREUEN-Bupati Bireuen diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. M. Jafar, M.M, secara resmi membuka kegiatan Forum Pemangku Kepentingan (FPK) Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 1 Kabupaten Bireuen 2021.

Kegiatan yang digelar Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh, dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Aceh, berlangsung sehari di Aula SKB Disdikbud Bireuen, Sabtu (20/11/2021).

Dalah arahannya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. M. Jafar, M.M, membacakan sambutan tertulis Bupati Bireuen.

Dalam inti sambutan tersebut disampaikan, Pemerintah Kabupaten Bireuen menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pelaksanaan program sekolah penggerak di seluruh wilayah provinsi aceh secara moralitas maupun pendanaannya.

“Kami bangga Kabupaten Bireuen ditunjuk untuk menjadi salah satu sasaran program sekolah penggerak tahun 2021 mulai dari jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP,” sebutnya.

Ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, yang telah menjadikan Kabupaten Bireuen salah satu sasaran utama program sekolah penggerak pada tahun 2021.

Diharapkan kepada kepala sekolah yang sudah ditetapkan sebagai sekolah penggerak, agar dapat terus berkarya dan memperbaiki sistem pembelajaran.

Terus bergerak membuat perubahan yang lebih baik dan berbagi pengalaman dengan kepala sekolah lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs.Alhudri, MM, mengatakan, Forum Pemangku Kepentingan bertujuan untuk merefleksikan dan merayakan capaian dan perubahan yang telah terjadi di sekolah penggerak serta menyusun strategi dan janji bersama untuk proses kemajuan.

Melalui forum pemangku kepentingan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan koordinasi, kerja sama sesama pemangku kepentingan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah, dalam menyukseskan program sekolah penggerak.

Kepala BP PAUD Dikmas Provinsi Aceh. As’ari,S.Pd.,M.Pd, mengharapakan kepada semua pemangku kepentingan untuk memberi kontribusi dukungan

Sehingga dibawah binaan pelatih ahli, ini akan terlihat apa yang sudah dilakukan 6 bulan kebelakang dan apa yang akan dilakukan 6 bulan kedepan.

“Diharapkan kegiatan ini dapat melakukan diskusi peraktik terbaik kemudian menyusun schedule rencana 6 bulan kedepan dan nantinya akan kita evaluasi setiap 6 bulan, yaitu di April 2022,” katanya.

Kepala LPMP Provinsi Dr. Muslihuddin, M.Pd, menjelaskan. Kegiatan Forum Pemangku Kepentingan ini memang harus dilaksanakan, ini merupakan ajang untuk memantau dan mengevaluasi sekaligus meningkatkan komitmen para pemangku kepentingan pendidikan di setiap daerah.

“Komitmen dan dukungan semua pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program sekolah penggerak,” kata
Muslihuddin

Adapun peserta Forum Pemangku Kepentingan ini, berasal dari unsur dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Komite Pembelajaran (Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru). perwakilan orang tua, perwakilan Siswa (SMP). perwakilan masyarakat, PPPPTK/LPPKSPS, BP PAUD Dikmas Aceh. LPMP Provinsi Aceh. (Herman Suesilo)