KABAR BIREUEN-Kepergian almarhum Muhammad Zaki meninggalkan kesan dan duka yang mendalam hingga beberapa hari ini kisahnya menjadi perbincangan publik yang sangat viral terutama mereka yang berprofesi sebagai guru.

Meninggal dalam masa pengabdiannya Senin, 29 Juni 2020, tentu begitu tersentuh hati bagi siapapun yang membaca perjuangannya karena ikut merasakan bagaimana perihnya kehidupan almarhum dari kecil hingga berakhir dalam keadaan yang menyedihkan

Sayangnya, publik baru digemparkan dan ikut peduli setelah almarhum Muhammad Zaki telah tiada. Padahal 3 bulan sebelum kepergiannya, ia sempat memposting di sosmed pribadi mengenai kondisinya yang kurang sehat dan berharap bisa pulang ke Aceh untuk berobat. Namun semua seakan tertutup mata dan hati

Ketua Alumni Mahasiswa Universitas Almuslim, Munazir Nurdin, S.Sos ikut menyayangkan nasib yang dialami oleh Muhammad Zaki yang tidak mendapatkan perhatian dengan kondisinya seperti itu

Dalam sambutannya pada kegiatan shalat ghaib dan doa bersama untuk almarhum Muhammad Zaki, ia menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian almarhum yang membuat kita terpukul akan kejadian seperti ini.

“Sebab putra terbaik Aceh yang ikhlas mengabdikan diri di ujung timur Indonesia di sana tetapi tidak ada kepedulian dari kita ketika ia membutuhkan pertolongan hingga maut menjemputnya,” sebut Munazir.

Dia juga berharap semoga tidak ada lagi Muhammad Zaki selanjutnya yang harus mengalami nasib kian menyedihkan tanpa tersentuh kepedulian semuanya untuk membantunya.

“Jangan sampai terulang lagi kejadian yang sama seperti almarhum Muhammad Zaki. Kita baru disibukkan untuk peduli dan membantu setelah almarhum telah tiada,” tegas Munazir

Masih banyak seperti Zaki diberbagai daerah mengabdikan diri mendidik putra-putri bangsa. Maka tugas pemerintah harus memberikan perhatian dan jaminan untuk kehidupan mereka agar tetap aman dalam menjalankan tugasnya

“Selamat jalan Muhammad Zaki. Semoga engkau mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Maafkan kami yang yang telah mengabaikanmu ketika engkau memanggil untuk memohon pertolongan. Semoga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” tutupnya dengan sedih.(REL)

BAGIKAN