Sabtu, 17 Januari 2026

Kaji Efektivitas Dana Desa, GeRAK Gelar Talkshow Interaktif

KABAR BIREUEN- Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh melakukan talkshow interaktif, di Radio Andyta 105, 1 FM Matangglumpangdua, Peusangan, Kabupaten Bireuen, Jumat (12/1/2018).

Talkshow tersebut diselenggarakan oleh LSM GeRAK Aceh dan ikut andil juga LSM Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, melalui program The Asia Foundation- Social Accountability and Public Participation (TAF- SAPP). Program tersebut didukung penuh oleh KOMPAK. Talkshow tersebut bekerjasama dengan PT Radio Andyta 105,1 FM.

Murni M. Nasir selaku District Fasilitator Kabupaten Bireuen, menyampaikan tujuan kegiatan untuk memberikan informasi secara luas kepada masyarakat.

Informasi itu tentang prosedur penggunaan Dana Desa, pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat, dan siapa saja yang berhak melakukan pengawasan penggunaan dana desa serta bentuk pengawasan yang dilakukan.

Dirinya menambahkan kegiatan dengan mengusung tema “Mengkaji Efektivitas Penyusunan Dana Desa Tahun 2018”, menghadirkan tiga narasumber yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMG- PKB) Kabupaten Bireuen.

Selanjutnya, Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA- PSD) dan Inspektorat Kabupaten Bireuen.

“Harapan kita dengan talkshow ini bisa mendesimnasikan pengetahun kepada publik tentang penyusunan dana desa Tahun 2018, dan perumusan peruntukkan anggaran dana desa melalui musyawarah dengan seluruh komponen dan elemen yang ada di desa tanpa terkecuali,” ujar Murni

Mukhlis Aminullah mengawali diskusi dengan pemaparan tentang definsi pelayanan dasar, dan pemamfatan dana desa untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat.

“Dana Desa bukan untuk pembangunan fisik saja, akan tetapi bisa dipergunakan pengadaan alat bantu disabilitas, bantuan pendidikan, pemenuhan layanan kesehatan dasar, dan lain sebagainya. Namun hal tersebut tetap harus disepakati bersama melalui musyawarah gampong,” tegas Mukhlis.

Selanjutnya menanggapi beberapa pertanyaan dari audience, diantaranya tentang keterlambatan penyaluran dana desa Tahun 2017 tahap terakhir.

Hamdiana Abu Bakar, Kasi Bina Kelola Keuangan Mukim dan Gampong mewakili DPMG, menyampaikan, keterlambatan tersebut terjadi karena adanya perubahan regulasi pusat dari PMK 49/2016.

Sebelumnya,  laporan realisasi keuangan diformulasi secara manual sehingga menyesuaikan dengan regulasi terbaru PMK 50/2017.

“Mempersyaratkan dokumen penyaluran dengan laporan realisasi penyerapan minimal 75% dan capaian output 50% melalui aplikasi online monitoring SPAN, jadi kabupaten harus menginput laporan tersebut secara online untuk 609 desa,” jawabnya.

Sejauh ini untuk penyusunan Dana Desa, Hamdiana mengakui peran KOMPAK sangat besar, dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. dirinya juga menambahkan KOMPAK ikut memfasilitasi FGD penyusunan delapan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Dana Desa Tahun 2018.

Delapan Perbup tersebut yaitu, Perbup Pengelolaan Keuangan Gampong, Perbup Juknis Mekanisme Penyusunan APBG 2018, Perbup Siltap Pemerintahan Gampong dan Lembaga Lainnya.

Perbup Rincian Dana Desa Tahun 2018, Perbup Rincian ADG, Perbup Rincian Pajak, Perbup Perubahan Pengadaan Barang dan Jasa, serta Perbup Perubahan Kewenangan Gampong.

Kedua narasumber menegaskan, dalam mengkaji efektivitas penggunaan dan desa, diperlukan azas transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif.

Diharapkan kemudian keran yang sudah dibuka untuk desa, terkait penggunaan Dana Desa harus menjawab kebutuhan masyarakat dan dijalankan sesuai dengan regulasi yang berlaku.(REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...