Kajari Bireuen: Laporan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa di Bireuen Sudah Banyak Masuk

KABAR BIREUEN- Sejak dikucurkan dana desa, laporan penyimpangan pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Bireuen sudah banyak masuk ke Kejaksaan Negeri Bireuen sebagai  Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4).

Sebelum pihak Kejaksaan Negeri melakukan pengusutan terhadap pelaku tindak pidana korupsi, pihak Kejari Bireuen terlebih dahulu memberikan sosialisasi mengingatkan para keuchik (kepala desa) dalam Kabupaten Bireuen selaku pengelola dana desa untuk mengelola dana desa dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Mochammad Jefry,SH, M.H selaku Tim TP4 Kejari Bireuen menjelaskan kepada Kabar Bireuen usai memberikan sosialisasi pengawasan dana desa bagi 609 keuchik Kabupaten Bireuen di Aula Lama Setdakab Bireuen, Kamis (24/8/2017).

Dikatakan, penyimpangan pengelolaan dana desa di Kabupaten Bireuen laporannya sudah banyak masuk ke Kejari Bireuen. Setiap adanya penyimpangan sebelum dilakukan pengusutan terlebih dahulu diberikan sosialisasi agar para keuchik paham dalam mengelola dan memberikan pertanggungjawaban dana desa yang telah dikucurkan kepada desa yang bersangkutan.

“Hingga saat ini meski belum ada keuchik yang diusut kasus korupsi dana desa bukan berarti pengelolaan dana desa di Kabupaten Bireuen bersih dari penyimpangan, dan laporan penyimpangan sudah banyak masuk ke Kejari Bireuen,” ungkap Mochammad Jefry.

Kajari belum menyebutkan keuchik (kepala desa) mana yang laporannya sudah masuk ke Kejari Bireuen yang penting diberikan sosialiasi dan mengingatkan para keuchik harus mengelola dana desa sesuai program desa dengan baik untuk kepentingan masyarakat desanya.

“Kejaksaan Negeri Bireuen sebagai Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan akan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan dana desa untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat merugikan negara dan rakyat,” tegas Kajari.

Sebelumnya, Bupati Bireuen  H Saifannur S.Sos, dalam   pembukaan Sosialiasi Pengawasan Dana Desa bagi 609 Kepala Desa dalam Kabupaten Bireuen menyebutkan, Pemkab menaruh komitmen yang sangat tinggi untuk mengsukseskan implementasi Undang-Undang No 6 tahun 2014 Tentang Desa.

Antara lain, katanya, telah diwujudkan dengan mengalokasikan dana anggaran dana desa (ADD) atau ADG sesuai ketentuan perundang-undangan, 10 persen setiap tahunnya sejak tahun 2015.

Dengan mengalirnya ratusan milyar dana desa, masyarakat dapat menikmati perputaran roda pembangunan desa dengan baik di tengah beberapa kejadian gagal. (Abu Iskandar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Direktur Penais Kemenag RI Hadiri Peringatan Hari Santri di Pesantre Modern Al Zahrah

0
KABAR BIREUEN, Juli - Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., menghadiri peringatan...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kolaborasi Faperta UNIKI dengan Desa Kalasegi, Buka Peluang Ekonomi Baru Berbasis Wisata

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) mendorong pengembangan potensi wisata Desa Kalasegi, Aceh...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Lahirkan Kader Ulama Muda Berprestasi, PKU Tahun 2026 Berakhir Sukses

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang– Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026 telah berakhir sukses dengan melahirkan kader ulama muda yang berprestasi. Kegiatan yang digelar Majelis Permusyawaratan...

KABAR POPULER

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kunjungan Pasien RSUD dr Fauziah Bireuen Meningkat, Direktur: Semua Pasien Dilayani Sesuai Tingkat Kegawatdaruratan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen memastikan tidak ada pasien yang diabaikan atau ditelantarkan, meskipun saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah...