Jumat, 16 Januari 2026

Kajari Bireuen: Laporan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa di Bireuen Sudah Banyak Masuk

KABAR BIREUEN- Sejak dikucurkan dana desa, laporan penyimpangan pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Bireuen sudah banyak masuk ke Kejaksaan Negeri Bireuen sebagai  Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4).

Sebelum pihak Kejaksaan Negeri melakukan pengusutan terhadap pelaku tindak pidana korupsi, pihak Kejari Bireuen terlebih dahulu memberikan sosialisasi mengingatkan para keuchik (kepala desa) dalam Kabupaten Bireuen selaku pengelola dana desa untuk mengelola dana desa dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Mochammad Jefry,SH, M.H selaku Tim TP4 Kejari Bireuen menjelaskan kepada Kabar Bireuen usai memberikan sosialisasi pengawasan dana desa bagi 609 keuchik Kabupaten Bireuen di Aula Lama Setdakab Bireuen, Kamis (24/8/2017).

Dikatakan, penyimpangan pengelolaan dana desa di Kabupaten Bireuen laporannya sudah banyak masuk ke Kejari Bireuen. Setiap adanya penyimpangan sebelum dilakukan pengusutan terlebih dahulu diberikan sosialisasi agar para keuchik paham dalam mengelola dan memberikan pertanggungjawaban dana desa yang telah dikucurkan kepada desa yang bersangkutan.

“Hingga saat ini meski belum ada keuchik yang diusut kasus korupsi dana desa bukan berarti pengelolaan dana desa di Kabupaten Bireuen bersih dari penyimpangan, dan laporan penyimpangan sudah banyak masuk ke Kejari Bireuen,” ungkap Mochammad Jefry.

Kajari belum menyebutkan keuchik (kepala desa) mana yang laporannya sudah masuk ke Kejari Bireuen yang penting diberikan sosialiasi dan mengingatkan para keuchik harus mengelola dana desa sesuai program desa dengan baik untuk kepentingan masyarakat desanya.

“Kejaksaan Negeri Bireuen sebagai Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan akan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan dana desa untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat merugikan negara dan rakyat,” tegas Kajari.

Sebelumnya, Bupati Bireuen  H Saifannur S.Sos, dalam   pembukaan Sosialiasi Pengawasan Dana Desa bagi 609 Kepala Desa dalam Kabupaten Bireuen menyebutkan, Pemkab menaruh komitmen yang sangat tinggi untuk mengsukseskan implementasi Undang-Undang No 6 tahun 2014 Tentang Desa.

Antara lain, katanya, telah diwujudkan dengan mengalokasikan dana anggaran dana desa (ADD) atau ADG sesuai ketentuan perundang-undangan, 10 persen setiap tahunnya sejak tahun 2015.

Dengan mengalirnya ratusan milyar dana desa, masyarakat dapat menikmati perputaran roda pembangunan desa dengan baik di tengah beberapa kejadian gagal. (Abu Iskandar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Guest Teacher SD Sukma Bangsa Bireuen, Hadirkan Wartawan Kenalkan Dunia Jurnalistik kepada Siswa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Wartawan Kabar Bireuen, Ihkwati, hadir sebagai guru tamu untuk memperkenalkan dunia kewartawanan kepada siswa. Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi di kelas V...

PMI Bireuen Terima Bantuan Mini Excavator untuk Pelayanan Pembersihan Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen menerima bantuan empat unit mini excavator dari PMI Pusat. Alat itu akan dioperasikan untuk...

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...