KABAR BIREUEN – Pelaksanaan Ujian Nasional untuk jenjang SLTP dan SLTA tahun pelajaran 2017/2018 di Kabupaten Bireuen pada April mendatang, semuanya berbasis komputer 100 persen.
Karena itu, pihak PLN dan Telkom Bireuen mulai sekarang hingga pelaksaan UNBK April mendatang, agar dapat menormalkan listrik dan jaringan internet di wilayah Kabupaten Bireuen. Tujuannya, agar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) nanti tidak terganggu.
Harapan para kepala sekolah di Kabupaten Bireuen, listrik dan jaringan internet jangan sampai hidup mati seperti yang terjadi selama ini. Sebab, akan berakibat fatal bagi belasan ribu siswa SLTP dan SLTA dalam mengikuti UNBK nanti.
Harapan itu dikemukakan Kepala SMPN 1 Bireuen, Ibrahim Harun, S.Pd, M.Pd, kepada Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Jumat (23/3/2018). Dia mengharapkan kepada pihak PLN dan Telkom, dapat memberikan pelayanan yang baik agar pelaksanaan UNBK di Kabupaten Bireuen dapat terselenggara dengan baik.
“Jika listrik tidak normal, tak mungkin diatasi dengan genset. Sebab, kapasitas genset tak mampu menyuplai arus listrik untuk 100 unit komputer yang digunakan peserta UNBK. Demikian juga halnya jika jaringan internet terganggu, pelaksanaan UNBK juga akan terganggu,” jelas Ibrahim Harun.
Menurut dia, peserta UNBK di SMPN 1 Bireuen yang dipimpinnya itu sebanyak 270 orang. Terdiri dari 107 laki-laki dan 163 perempuan. Dengan fasilitas komputer yang tersedia untuk kebutuhan 270 peserta. (Abu Iskandar)












