KABAR BIREUEN-Puluhan guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (G-PAI) jenjang Sekolah Dasar (SD) dalam Kabupaten Bireuen mengikuti program Pelatihan Pengembangan Keprofesional.
Pelatihan bagi guru PAI ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud setempat.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kadisdikbud Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, dalam hal ini diwakili oleh Kabid Pembinaan GTK Disdikbud setempat, Surya,S.Pd.,M.Pd. di
Hotel Meuligoe Bireuen, Kamis, (17/2/2020).
Widyaprada Bidang GTK Disdikbud Bireuen, Yusmadi, S.Pd., M.Pd melaporkan, program ini diikuti oleh 90 orang guru PAI jenjang SD dari beberapa sekolah di 17 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
“Dari jumlah tersebut, peserta dibagi dua ruangan, dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya
Disebutkan, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 17-19 Februari 2022 di Aula Hotel Meuligo Bireuen, dengan mengunakan anggaran bersumber dari Dana Doka Kabupaten Bireuen Tahun 2022.
Pelatihan Pengembangan Keprofesional ini menghadirkan dua orang sebagai narasumber, yaitu M.Nazir S.PDi (SDN 15 Juli Bireuen) dan Basiran. S.Ag., MA. (SMPS Sukma Bangsa Bireuen).
Kedua narasumber tersebut merupakan narasumber hasil seleksi Kementerian Agama Islam untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Pendidikan Agama Islam.
Kabid Pembinaan GTK Disdikbud setempat, Surya,S.Pd.,M.Pd. dalam inti arahannya menyampaikan, peran guru pendidikan agama untuk pembetukan karakter dan nilai-nilai keagamaan kepada anak didik sangat diperlukan.
Karena Pendidikan bukan semata-mata persoalan nilai akademik, seperti nilai-nilai karakter, etika dan nilai agama juga sangat penting dibekali.
Menurutnya, dengan terlaksananya kegiatan PKB bagi guru PAI ini dapat meningkatkan kompetensi bidang pedagogik yang merupakan salah satu kompetensi yang wajib dimiliki guru.
Kemudian, meningkatkan kemampuan mini riset di kelas untuk dapat melakukan meningkatkan kualitas pembelajaran dan juga dapat digunakan sebagai bahan peningkatan karir atau kepangkatan.
Melalui program ini, diharapkan para peserta dapat berbagi ilmu yang diperoleh kepada guru-guru lainnya. (Herman Suesilo)










