Senin, 29 Juni 2026

Gampong Kuala Ceurape Gunakan Dana Desa untuk Kampanye Lawan Politik Uang

KABAR BIREUEN-Politik uang atau (money politic) bukanlah hal baru dalam perpolitikan, apalagi menjelang Pemilu 2024 di Indonesia. Banyak pihak yang terpengaruh untuk menerimanya, dengan berdalih memamfaatkan “kesempatan”.

Namun tidak begitu halnya dengan masyarakat dan aparatur Gampong Kuala Ceurape, kecamatan Jangka. Mereka malah melakukan kesepakatan untuk serentak menolak politik uang di gampong mereka.

Keuchik Kuala Ceurape, Anwar mengatakan, pemerintahan Desa Kuala Ceurape dan masyarakat berkomitmen untuk tegas menolak politik uang, dirinya juga menyebutkan ide tersebut timbul dari salah satu warga yaitu Furqan.

Bahkan dirinya mengaku, kesadaran dan inovasi tersebut muncul setelah GeRAK Aceh berkolaborasi dengan Panwaslih Bireuen, KIP Bireuen, Kejaksaan Negeri Bireuen dan Polres Bireuen saat melakukan pendidikan politik dan kepemiluaan pada kegiatan “Warga Bicara Politik” di Gampong Kuala Ceurape, dalam implementasi program Demokrasi Resiliensi (DemRes) di Kabupaten Bireuen.

“Bukan perkara mudah untuk menolak politik uang, karena beberapa masih beranggapan bahwa hal tersebut adalah lumrah. Namun kami terus berdiskusi dan mencari satu kesepakatan bersama. Politik uang bukan sekedar masalah saat pemilihan, tapi berdampak kepada siapa yang akan memimpin lima tahun ke depan,” sebutnya.

Berdasarkan kesepatakan bersama, mereka mengambil dana desa untuk mencetak dua baliho yang menyerukan anti politik uang.

Beberapa kalimat yang terlihat, bertulis dalam bahasa Aceh yaitu “Lheuh keunong penjara, tamah tamong Nuraka. Awak jok dan nyang teurimong politik peng, ka dipreh le setan lam Nuraka” (red- setelah masuk penjara, ditambah masuk Neraka. Orang yang memberi dan menerima politik uang, sedang ditunggu oleh setan di Neraka).

Selain itu juga ada baliho yang menyampaikan terkait enam bahaya politik uang, bertujuan untuk memberi edukasi kepada pemilih.

Furqan, warga setempat bangga kepada aparatur gampong dan masyarakat, yang sepakat untuk menolak politik uang.

Karena menjelang Pemilu 2024, banyak peserta politik yang mulai mengelabui masyarakat dengan melakukan beragam kecurangan.

“Bagi saya tidak cukup dengan hanya diskusi, tapi dibutuhkan sebuah gerakan bersama. Awalnya saya pikir apa yang saya usulkan, akan ditentang oleh banyak orang. Ternyata aparatur gampong, khususnya Keuchik sangat mendukung hal tersebut,” katanya.(REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...