KABAR BIREUEN-Bukan hal yang asing bagi semua pelajar dan masyarakat pada umumnya bahwa Lembaga Bimbingan Belajar merupakan salah satu pendukung dalam menunjang kemampuan siswa untuk belajar lebih serta memperbaiki kesulitan dalam belajar di sekolah.
Apalagi tantangan kedepan menghadapi pasar bebas ASEAN atau yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) maka dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompeten. Oleh karenanya, dunia pendidikan juga harus bermutu sejak dini
Hal itu dikatakan Elga Safitri,S.Pd, Direktur Operasional Bimbingan Belajar (Bimbel) Gama, kepada Kabar Bireuen, selasa (3/7/2018) mengharapka, pihaknyan bisa menjawab tantangan peningkatan mutu pendidikan di Aceh dan khususnya di Bireuen lewat bimbel yang sedang ia jalankan.
“Alhamdulillah tahun ini kami sudah bisa membuka cabang di matangglumpangdua, Peusangan berdasarkan banyaknya peminat yang tidak mampu menjangkau lokasi pusat lembaga bimbingan belajar Gama di Kota Juang,” sebut Elga.
Karena itu, dia berharap Lembaga Bimbingan Belajar Gama bisa diterima di lingkungan masyarakat Bireuen dan mampu menghasilkan generasi muda yang cerdas serta berkompeten.
Elga mengaku untuk tenaga pengajar tidak perlu diragukan lagi mengingat untuk pendidikannnya semua lulusan Strata-1 (S1) dengan nilai uang memuaskan.
Elga juga menghimbau lembaga pendidikan formal di Bireuen tidak menganggap Lembaga Bimbingan Belajar Gama sebagai kompetitor
“Jangan dianggap saingan, bagaimanapun Lembaga ini sangat membantu dalam peningkatan mutu pendidikan di Bireuen untuk melahirkan generasi yang professional dan siap pakai,” katanya
Sementara itu, Direktur Utama Gama, Rahmi Wahyuni, M. Pd menambahkan, ini pergerakan yang baik dan berharap ke depan akan ada lembaga bimbel lainnya yang siap mencerdaskan anak bangsa. (Ihkwati)










