Minggu, 28 Juni 2026

Dugaan Penyerobotan Lahan HGU Yayasan Abu Tanoh Mirah: Kuasa Hukum Beri Ultimatum 14 Hari

KABAR BIREUEN Bireuen — Yayasan Abu Tanoh Mirah melalui kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum Rumah Aspirasi & Advokasi Rakyat (LBH-RADAR) menuntut pihak-pihak yang diduga menyerobot lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik yayasan tersebut, untuk segera mengembalikannya kepada pemilik sebenarnya.

Bagi penggarap lahan sawit yang terletak di Gampong Blang Mane, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, itu diberi waktu selama 14 hari sejak berita ini dipublikasikan, untuk menemui pihak yayasan.

Zulfikar Muhammad, SH., MH, dari LBH-RADAR menyatakan, masyarakat yang telah terlanjur menggarap lahan dapat datang dan bermusyawarah dengan pihak yayasan atau dayah untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, bagi pihak perusahaan yang diduga telah menyerobot lahan seluas 183 hektare tersebut, tidak ada toleransinya.

“Kami akan mengambil langkah-langkah hukum terhadap perusahaan. Siapkan saja dokumen hukumnya,” tegas Zulfikar kepada wartawan di kantor LBH-RADAR di Gampong Cot Buket, Kecamatan Peusangan, Senin (10/2/2025).

Menurut Zulfikar, kasus dugaan penyerobotan tanah ini telah dilaporkan ke Polres Bireuen pada 24 Juli 2024 dan saat ini masih dalam tahap penggalian informasi oleh pihak kepolisian. Da menjelaskan, lahan tersebut memiliki sertifikat HGU yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada tahun 1997 dan berlaku hingga 2027.

“Saat sertifikat HGU dikeluarkan, tidak ada tanah lain yang memiliki sertifikat HGU di lokasi tersebut selain milik Yayasan Abu Tanoh Mirah. Kami juga telah mengecek ke ATR/BPN Bireuen dan hasilnya sesuai dengan sertifikat yang kami miliki,” jelasnya.

Namun, berdasarkan foto parsial satelit dan penelusuran langsung di lapangan, lahan tersebut kini dikuasai oleh pihak lain, termasuk perusahaan Almadani dan PT Rambong Meuagam.

Dugaan Penjualan Ilegal

Tim Kuasa Hukum dari Kantor LBH-RADAR, sedang memperlihatkan sejumlah dokumen HGU milik Yayasan Abu Tanoh Mirah, kepada wartawan di kantor hukum tersebut, Senin (10/2/2025). (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Dalam penelusuran LBH-RADAR, ditemukan bahwa PT Rambong Meuagam mengklaim memiliki sertifikat HGU tahun 2016. Namun, pihak perusahaan tidak bersedia memperlihatkan sertifikat tersebut. Mereka juga tidak mau menanyakan langsung secara bersama-sama ke Kantor ATR/BPN Bireuen.

Zulfikar menyebutkan, situasi ini sangat merugikan yayasan yang harus membayar pajak setiap tahun atas HGU tersebut. Jika status lahan tidak jelas, akan ada kendala administratif yang dapat menghambat operasional yayasan.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, ada enam pihak atau kelompok yang menduduki lahan HGU milik yayasan itu. Lebih parah lagi, beberapa bagian tanah tersebut ada yang telah diperjualbelikan secara ilegal.

“Tanah HGU adalah milik pemerintah dan tidak boleh diperjualbelikan. Ini pelanggaran serius,” tegasnya.

Menurut Zulfikar, Dayah Abu Tanoh Mirah yang beralamat di Gampong Tanoh Mirah, Keacamatan Peusangan, merupakan salah satu dayah tertua di Aceh dan memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan Islam. Di sana ditampung anak-anak yatim dari berbagai daerah di Aceh. Penyerobotan tanah ini, katanya, tidak hanya merugikan secara hukum, tetapi juga mengancam keberlangsungan operasional dayah.

“Kami memilih jalur hukum untuk menghindari konflik di lapangan. Kami menduga ada mafia tanah bermain di lahan tersebut. Karena itu, kami berharap Polres Bireuen dapat memproses kasus ini sesuai aturan yang berlaku, tanpa adanya intervensi atau beking-membekingi pihak mana pun,” pinta Zulfikar.

Da menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti memperjuangkan hak Yayasan Abu Tanoh Mirah tersebut. Pihaknya mendesak pemerintah dan penegak hukum, untuk segera bertindak sesuai aturan yang berlaku. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...

Sekda Aceh Terima Audiensi Mahasiswa, Paparkan Capaian dan Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir menerima audiensi sekitar 15 mahasiswa dari berbagai kampus di Posko Penanggulangan Bencana Kantor...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

PSSB Bireuen U-12 Tampil Gemilang di Laga Perdana Festival Piala Presiden, Tekuk SSB Bijeh...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PSSB U-12 mengawali kiprahnya di Festival Piala Presiden RI 2026 dengan hasil gemilang. Tim asal Kabupaten Bireuen itu menundukkan...

Target Juara, PSSB Bireuen U-12 Bertolak ke Banda Aceh Ikuti Festival Sepak Bola Piala...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim sepak bola PSSB Bireuen U-12 resmi dilepas keberangkatannya menuju Banda Aceh untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden U-12...

Dokumen Sudah Lengkap, HRD Kembali Ajukan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim ke Menteri...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), kembali memperjuangkan pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Almuslim...