Kamis, 22 Januari 2026

Dilarang, Pengeboran dan Penyulingan Minyak Mentah di Desa Blang Seupeung

KABAR BIREUEN- Sehubungan dengan maraknya pengeboran dan penyulingan minyak mentah secara tardisionil oleh masyarakat Desa Blang Seupeung Kecamatan Jeumpa sangat mencemaskan masyarakat setempat.

Unsur Muspika Kecamatan Jeumnpa  sudah turun ke desa melarang masyarakat Blang Seupeung melakukan pengeboran dan penyulingan minyak mentah saat ini terdapat sekitar 30 buah sumur pengeboran minyak mentah.

Camat Jeumpa T Taufik, BA menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya Rabu,(17/1/2018).

Dikatakan, pihaknya bersama unsur Muspika Kecamatan Jeumpa dan Keuchik Blang Seupeung, Yufaidir Mustafa sudah memberikan pengarahan dan pelarangan penyulingan minyak mentah secara tradisionil dilakukan sejumlah warga Blang Seupeung di tengah-tengah pemukiman penduduk.

“Kami melarang penyulingan minyak mentah secara tradisionil bukan untuk menghambat rezeki bagi masyarakat. Dengan tujuan utama untuk keselamatan jiwa masyarakat jangan sampai menjadi korban dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan yang dapat menggangu kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Pasalnya, penyulingan minyak mentah secara tradisionil yang menggunakan peralatan tradisionil belum standar sangat mudah terbakar dan beresiko tinggi terhadap keselamatan Jiwa masyarakat dan menimbulkan pencemaran lingkungan.

Razali Ibrahim, salah seorang warga Desa Blang Seupeung mengaku sangat cemas terhadap penyulingan minyak mentah secara tradisionil di tengah pemukiman penduduk.

“Karena asap pembakaran dari tempat penyulingan minyak dengan bau yang sangat menyengat mencemari rumah-rumah penduduk sekitarnya dapat menganggu kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kendati sudah adanya larangan penyulingan minyak mentah, namun diantara warga belum mematuhi larangan itu dan masih melakukan penyulingan minyak mentah di luar kawasan pemukiman penduduk Blang Seupeung.

Untuk mencagah terhadinya malapetaka yang merenggut korban jiwa diharapkan pihak berwajib perlu segera melakukan larangan tegas terhadap penyulingan minyak mentah di Desa Blang Seupeung.

Bersamaan dengan pelarangan penyulingan minyak mentah di Blang Seupeung, Camat Jeumpa bersama unsur Muspika, Kapospol Sektor Jeumpa Ipda Kasdin, Danramil Jeumpa Peltu Zainal Abidin sudah menyampaikan seruan bersama kepada para petani sawah di kecamatan Jeumpa melarang memasang perangkap tikus atau pengusir hama dengan arus listrik mengunakan kabel telanjang.

Diingatkan, pemasangan perangkap tikus dengan arus lustrik memakai kabel telanjang sangat berbahaya bagi keselamatan petani sendiri disaat ke sawah tersentuh kabel telanjang berarus listrik dapat berakibat fatal bagi para petani.

“Larangan lainnya, masyarakat dilarang melakukan pengeboman ikan di sungai dan di laut dan membakar hutan,” sebut Camat T. Taufik. (Abu Iskandar).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Analisis Kebijakan Bupati Bireuen dalam Pembangunan Hunian Tetap

0
Oleh: M. Zubair ASN Pemkab Bireuen, Warga di Daerah Terdampak Banjir BENCANA alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen tidak hanya menyisakan kerusakan...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...