Dilarang, Pengeboran dan Penyulingan Minyak Mentah di Desa Blang Seupeung

KABAR BIREUEN- Sehubungan dengan maraknya pengeboran dan penyulingan minyak mentah secara tardisionil oleh masyarakat Desa Blang Seupeung Kecamatan Jeumpa sangat mencemaskan masyarakat setempat.

Unsur Muspika Kecamatan Jeumnpa  sudah turun ke desa melarang masyarakat Blang Seupeung melakukan pengeboran dan penyulingan minyak mentah saat ini terdapat sekitar 30 buah sumur pengeboran minyak mentah.

Camat Jeumpa T Taufik, BA menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya Rabu,(17/1/2018).

Dikatakan, pihaknya bersama unsur Muspika Kecamatan Jeumpa dan Keuchik Blang Seupeung, Yufaidir Mustafa sudah memberikan pengarahan dan pelarangan penyulingan minyak mentah secara tradisionil dilakukan sejumlah warga Blang Seupeung di tengah-tengah pemukiman penduduk.

“Kami melarang penyulingan minyak mentah secara tradisionil bukan untuk menghambat rezeki bagi masyarakat. Dengan tujuan utama untuk keselamatan jiwa masyarakat jangan sampai menjadi korban dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan yang dapat menggangu kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Pasalnya, penyulingan minyak mentah secara tradisionil yang menggunakan peralatan tradisionil belum standar sangat mudah terbakar dan beresiko tinggi terhadap keselamatan Jiwa masyarakat dan menimbulkan pencemaran lingkungan.

Razali Ibrahim, salah seorang warga Desa Blang Seupeung mengaku sangat cemas terhadap penyulingan minyak mentah secara tradisionil di tengah pemukiman penduduk.

“Karena asap pembakaran dari tempat penyulingan minyak dengan bau yang sangat menyengat mencemari rumah-rumah penduduk sekitarnya dapat menganggu kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kendati sudah adanya larangan penyulingan minyak mentah, namun diantara warga belum mematuhi larangan itu dan masih melakukan penyulingan minyak mentah di luar kawasan pemukiman penduduk Blang Seupeung.

Untuk mencagah terhadinya malapetaka yang merenggut korban jiwa diharapkan pihak berwajib perlu segera melakukan larangan tegas terhadap penyulingan minyak mentah di Desa Blang Seupeung.

Bersamaan dengan pelarangan penyulingan minyak mentah di Blang Seupeung, Camat Jeumpa bersama unsur Muspika, Kapospol Sektor Jeumpa Ipda Kasdin, Danramil Jeumpa Peltu Zainal Abidin sudah menyampaikan seruan bersama kepada para petani sawah di kecamatan Jeumpa melarang memasang perangkap tikus atau pengusir hama dengan arus listrik mengunakan kabel telanjang.

Diingatkan, pemasangan perangkap tikus dengan arus lustrik memakai kabel telanjang sangat berbahaya bagi keselamatan petani sendiri disaat ke sawah tersentuh kabel telanjang berarus listrik dapat berakibat fatal bagi para petani.

“Larangan lainnya, masyarakat dilarang melakukan pengeboman ikan di sungai dan di laut dan membakar hutan,” sebut Camat T. Taufik. (Abu Iskandar).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kalahkan Peusangan 3-1, Samalanga ke Semifinal Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sekira tiga belas ribu penonton memadati Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Jumat sore 9 Oktober 2026, guna...

Perkuat Jejaring Nasional, UNIKI Gandeng APTIKOM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Digital

0
KABAR BIREUEN, Yogyakarta – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan...

Pemkab Aceh Singkil Kejar Serapan Transfer ke Daerah

0
Realisasi TKD Aceh Singkil mencapai 31,68 persen atau sekitar Rp6,78 miliar dari total alokasi Rp21,4 miliar. KABAR BIREUEN, Aceh Singkil — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil...

Cegah Kriminalitas di Area Parkir, Polsek Kota Juang Patroli Rutin

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Personel Kepolisian Polsek Kota Juang Polres Bireuen, melaksanakan patroli rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Tepati Janji, Kapolres Aceh Selatan Resmikan Rumah Rehab untuk Janda Eks Kombatan GAM

0
Tepati Janji, Kapolres Aceh Selatan Resmikan Rumah Rehab untuk Janda Eks Kombatan GAM ‎ ‎KABAR BIREUEN, Tapaktuan — Janji Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah...

KABAR POPULER

Kalahkan Peusangan 3-1, Samalanga ke Semifinal Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sekira tiga belas ribu penonton memadati Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Jumat sore 9 Oktober 2026, guna...

Satresnarkoba Polres Bireuen Ungkap Peredaran 6,1 Kg Sabu, Dua Tersangka Asal Aceh Tamiang Ditangkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bireuen berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang...

Cegah Kriminalitas di Area Parkir, Polsek Kota Juang Patroli Rutin

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Personel Kepolisian Polsek Kota Juang Polres Bireuen, melaksanakan patroli rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Informatika Medis Jalani Asesmen Akreditasi, Rektor Umuslim Komit Tingkatkan Mutu Akademik Prodi Baru

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Rektor Universitas Almuslim (Umuslim), Dr. Marwan, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meningkatkan mutu akademik Program Studi Informatika Medis Fakultas...

Ditutup Wabup Razuardi, Festival Meurukon Jadi Ajang Pelestarian Warisan Seni dan Budaya di HUT...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Di tengah derasnya perkembangan zaman, Pemerintah Kabupaten Bireuen menjadikan Festival Meurukon sebagai salah satu cara menjaga warisan seni dan budaya...