KABAR BIREUEN-Fungsi badan pendidikan daerah di tingkat kabupaten adalah untuk peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat kabupaten.
Oleh karena itu, sektor pendidikan harus melakukan pembenahan-pembenahan sehingga mampu menciptakan model-model kompetitis dalam melahirkan lulusan yang berkualitas.
Hal itu disampaikan Bupati Bireuen Dr, H Muzakkar A Gani.SH.,M.Si, dalam arahannya usai melantik Pengurus Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Kabupaten Bireuen, periode 2021-2026, di Aula Lama Setdakab Bireuen, Kamis (11/11/2021).
Pada kesempatan itu Bupati berharap kepada Dewan Majelis Pendidikan Aceh Kabupaten Bireuen yang baru dilantik untuk dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsi yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.
“Selain itu, Kepengurusan MPA yang baru, supaya dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab serta penuh kekompakan secara internal. Sehingga MPA ke depan benar-benar dapat memberikan perubahan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen,” harapnya.
Semoga senantiasa mampu mengemban tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi lembaga.
Bupati mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pengurus Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Kabupaten Bireuen yang telah selesai mengemban tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh pengabdian, tulus dan ikhlas.
Adapun pengurus yang dilantik, Ketua, Drs. H. Iskandar Yusuf, MM Wakil Ketua I, H.M. Thalib M. S.Pd Wakil Ketua II, Dra. Hj. Darmalailasari, M.Pd.
Komisi Pengembangan Kurikulum, Pengajaran dan Supervisi 1, Abubakar, S.Pd., M.Pd, Komisi Penilaian Standar Mutu dan Akreditas Sekolah/Madrasah 1, Drs. H. M. Yusuf Umar 2. Drs. Bustami, M.Pd.
Kemudian Komisi Pembinaan Dayah dan Pendidikan Luar Sekolah/Madrasah 1, Drs. H. Azis Ishak, B.Sc, Komisi Pembinaan Sumber Daya Pendidikan dan Organisasi 1, H. Abdul Fatah, S.IP., M.Pd 2, Drs. H. Faizin, M.Pd.
Kegiatan tersebut dihadiri, antara lain unsur Forkopimda, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, dengan menerapkan protokol kesehatan. (Herman Suesilo).











