KABAR BIREUEN – Adnan Ganto direncanakan hadir ke Bireuen dan akan berbicara tentang perang dagang dalam stadium general yang dilaksanakan di Auditorium Academik Centre (AAC) Ampon Chiek Peusangan kampus Universitas Almuslim (Umuslim), Selasa (24/7/2018).
Kepastian kehadiran tokoh perbankan ini disampaikan Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,M.Si melalui Kabag Humas Zulkifli, M.Kom, usai menghadiri rapat evaluasi persiapan acara tersebut, Selasa (17/7/2018).
Menurut Rektor Umuslim, Adnan Ganto hadir untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Bireuen dan sekaligus akan menyampaikan Kuliah Umum di Umuslim dengan tema “Krisis Ekonomi Global, Perang Dagang Amerika-Cina dan Dampaknya terhadap Perekonomian Indonesia, serta Cara Berinvestasi Paling Menguntungkan di Era Krisis”.
Adnan Ganto adalah putra Aceh kelahiran Buloh Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara. Ia pakar ekonomi dan perbankan dunia. Saat ini selain menjabat sebagai penasihat Menteri Pertahanan RI Bidang Ekonomi juga sebagai Dewan Komisaris Morgan Bank, ltd, Zurich Swiss.
“Jadi, materi yang beliau sampaikan sangat relevan dengan kondisi perekonomian dewasa ini pasca terjadinya perang dagang Amerika Serikat dengan Cina,” ungkap Rektor Umuslim H. Amiruddin Idris.
Selain itu, tambah Amiruddin, dalam materi tersebut Adnan Ganto akan membahas apa yang menyebabkan krisis keuangan global tahun 2008 dan krisis moneter 1997-1998, serta dampak yang masih dirasakan Indonesia hingga saat ini.
“Tetapi yang lebih penting kehadiran beliau ke Umuslim secara khusus adalah untuk mempererat silaturahmi yang lebih erat karena dengan kesibukan beliau yang sangat padat tetapi berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan civitas akademika Umuslim dan masyarakat Bireuen secara umum,” imbuhnya.
Kata Wakil Bupati Bireuen periode 2002-2007 ini, dari penyampaian Adnan Ganto nantinya, kita harapkan akan dapat menambah wawasan dan pencerahan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan bank syariah dan berbagai isu ekonomi dunia dan Indonesia lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Kabag Humas Umuslim Zulkifli, M.Kom menandaskan, peserta stadium general (kuliah umum) akan dihadiri sekitar 500 peserta.
“Peserta ada dari mahasiswa, dosen, kalangan perbankan, pemerintah daerah, pelaku ekonomi dan juga terbuka untuk umum. Juga ada beberapa kalangan akademisi dan birokrat dari Banda Aceh akan ikut hadir,” pungkas Zulkifli. (Rizanur)










