KABAR BIREUEN– Ratusan warga Desa Cot keutapang, Kecamatan jeumpa, Kabupaten Bireuen tampak antusias mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di halaman kantor desa setempat, Rabu (14/2/2024).
Sejumlah lansia baik laki-laki dan perempuan juga terlihat duduk menunggu antrian di panggil di kursi yang disediakan di luar TPS. Bahkan, mereka ada yang dipapah masuk oleh petugas saat akan memasuki TPS untuk memberikan hak suaranya.
Warga yang antri di luar sebelum memasuki TPS menyempatkan untuk melihat lima contoh surat suara yang ditempel di dinding luar TPS.
Tak hanya warga, dua Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen yang merupakan warga Cot Keutapang tak kalah antusiasnya memantau pelaksanaan pemilihan serentak 2024 tersebut.
Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS), Imran S.Pd yang ditemui Kabar Bireuen di sela-sela memantau pencoblosan tersebut menyebutkan, untuk Pemilu 2024, ada empat TPS yang disediakan untuk tempat pencoblosan.
Dimana jumlah total Daftar Pemiliha Tetap (DPT) sebanyak 1.119 pemilih, dengan rincian, tPS 1, 278 orang ditambah 1 orang Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), TPS 2 ada 283, TPS 3 sebanyak 279 danm TPS 4 sebanyak 278.

Dikatakan Imran, masyarakat tampak sangat antusias mengikuti pencoblosan kali ini dibandingkan dengan Pileg sebelumnya. Kemungkinan karena serentak dengan pemilihan presiden, warga berbondong-bondong menggunakan hak pilihnya.
“Pemilu kali ini ada 5 kertas suara. Rata-rata warga butuh 5-7 menit di bilik suara untuk mencoblos. Bagi disabilitas dibantu dan diarahkan petugas sesuai dengan keinginan pemilih. Petugas yang sebelumnya sudah disumpah harus mengikuti calon yang diinginkan pemilih,” ungkap Imran.
Dikatakannya, untuk membantu kelancaran kegiatan pemilihan hari ini, ada 28 petugas yang diturunkan, 8 orang Linmas dan satu orang polisi dari Polda Aceh.
“Alhamdulillah meski ramai, tapi sejauh ini kondisi masih aman, lancar dan terkendali. Kita harapkan semuan lancar hingga selesai perhitungan suara nantinya. Bisa saja sampai tengah malam atau mungkin subuh,” ujarnya.
Imran menyebutkan, untuk pemilu 2024, perhitungan suara dengan menggunakan aplikasi Sirekap adalah sebutan untuk Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik yang dikembangkan dan digunakan oleh KPU untuk perhitungan suara.
“Kita berharap tak ada kendala atau gangguan nantinya saat input data hasil perhitungan suara melalui Sirekap tersebut,” pungkasnya. (Ihkwati)










